Bos Dorna Bantah Beri Izin Marc Marquez di GP Andalusia Adalah Blunder

Penulis: Abdi Ardiansyah
Kamis 08 Apr 2021, 20:55 WIB
Marc Marquez

Marc Marquez dan Carmelo Ezpeleta

Berita MotoGP: CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta, mengaku tak masalah memberikan izin Marc Marquez untuk kembali tampil di MotoGP Andalusia. Ia menilai hal itu bukanlah sebuah kesalahan.

Carmelo Ezpeleta dihujani kritik usai memberikan izin kepada rider Marc Marquez untuk mengikuti GP Andalusia pada musim lalu. Padahal, Marquez sendiri masih belum pulih benar dari cedera patah lengan kanannya.

Sebagaimana diketahui, Marquez mengalami kecelakaan pada balapan pertama di MotoGP Spanyol yang membuatnya naik meja operasi untuk penanaman pelat dan diperkuat dengan sekrup. Hanya beberapa hari pasca operasi, rider berjuluk The Baby Alien itu langsung hadir di balapan selanjutnya yang juga digelar di Sirkuit Jerez.

Usut punya usut, Marquez nekat tampil usai mendapat izin dari dokter MotoGP dan Dorna. Ia pun sempat menggeber motornya satu lap di sesi kualifikasi. Meskipun pada akhirnyaia menyerah karena merasakan sakit luar biasa pada lengan kanannya. Tak lama usai GP Andalusia, pelat yang tertanam di lengan Marquez rusak sehingga ia harus menjalani operasi kedua.

Kendati demikian, Ezpeleta yang merupakan Bos Dorna tersebut menyatakan bahwa dirinya tak melakukan kesalahan dengan memberi izin kepada Marquez. Menurutnya, tim dokter MotoGP telah melakukan segalanya sesuai prosedur hingga memberi lampu hijau kepada pria 28 tahun itu.

“Ada orang mengatakan tidak ada protokol mengenai masalah seperti itu, tapi itu semua tak besar. Bahkan kami sudah menerapkan aturan ketat. Aturan berubah sejak Assen 2017. Jika Anda berada di bawah bius total, Anda bisa balapan lagi setelah jangka waktu tertentu. Tapi, jika seorang pebalap melakukan push-up seperti yang dilakukan Marc, apa yang Anda katakan untuk melarangnya balapan?

“Dia kembali, lolos pemeriksaan medis, dan diizinkan balapan, tidak ada jalan lain. Dia tidak melakukan latihan pada Jumat, dan hanya dia yang tahu alasannya. Kemudian dia memutuskan untuk tak melanjutkan.”

Marquez pun terpaksa harus melewatkan semusim penuh MotoGP 2020. Ia juga telah menjalani operasi ketiga pada Desember lalu.

“Saya tidak tahu apakah ada kesalahan yang dilakukan karena saya bukan seorang dokter. Sejauh yang saya tahu, kami tak pernah melakukan kesalahan dalam hal medis di kejuaraan ini. Tapi saya menghargai segala keputusan Marc, termasuk tidak hadir di Qatar setelah melakukan tes pribadi di Barcelona dan Portimao.”

Pria 75 tahun itu mengatakan dirinya hanya berusaha untuk menghargai setiap keputusan pebalap yang tahu betul bagaimana kondisi fisiknya. Namun, ia juga terus berkomunikasi dengan tim dokter MotoGP mengenai fisik seorang pebalap dalam mengikuti balapan.

“Bagi saya ini seperti memberi tahu penjaga gawang di pertandingan sepak bola bagaimana cara menyelamatkan penalti. Orang-orang sepertinya kurang menghormati, terutama beberapa dokter yang memberikan pendapat mereka tanpa mengetahui secara keseluruhan,” tukasnya.

Artikel Tag: motogp 2020, Dorna Sport, Marc Marquez

1037  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini