Rory McIlroy Terpuruk di Putaran Awal PGA Championship, Akui Tampil Buruk

Rory McIlroy tampil jauh dari performa terbaiknya, terutama dalam permainan dari tee box yang menjadi salah satu kekuatan utamanya selama ini. (Foto: Golf Digest)
Rory McIlroy mengalami awal buruk pada PGA Championship 2026 setelah mencatat skor 4-over 74 di putaran pertama yang berlangsung di Aronimink Golf Club, Pennsylvania, Kamis (14/5) waktu setempat.
Pegolf asal Irlandia Utara itu tampil jauh dari performa terbaiknya, terutama dalam permainan dari tee box yang menjadi salah satu kekuatan utamanya selama ini.
Usai menyelesaikan ronde yang berlangsung lebih dari lima jam, McIlroy menggambarkan penampilannya dengan satu kata singkat.
“Buruk,” ujar Rory McIlroy ketika diminta menilai permainannya.
Juara lima turnamen major itu mengalami kesulitan menjaga akurasi pukulan sepanjang hari. Dari total 14 fairway, McIlroy hanya berhasil mengenai lima fairway dan meleset sembilan kali.
Masalah semakin terlihat pada sembilan hole terakhirnya ketika ia gagal mengenai fairway dalam enam dari tujuh kesempatan.
McIlroy juga menutup putaran dengan sangat mengecewakan setelah membukukan empat bogey beruntun.
Itu menjadi pertama kalinya dalam kariernya ia menorehkan empat bogey berturut-turut di turnamen major.
“Saya tidak memukul bola dengan baik dari tee dan itu memang jadi masalah sepanjang tahun ini,” kata McIlroy.
Menurutnya, kesalahan arah pukulan menjadi persoalan utama yang terus berulang. Ketika mencoba memperbaiki pukulan yang terlalu ke kanan, ia justru berlebihan hingga bola bergerak terlalu ke kiri.
“Itu sangat membuat frustrasi, terutama karena saya selalu bangga dengan kemampuan driving saya,” ujarnya.
Meski demikian, Rory McIlroy sebenarnya masih memimpin statistik PGA Tour musim ini dalam kategori strokes gained off the tee. Namun kekuatan jarak pukulannya tidak diimbangi akurasi yang konsisten.
Dari enam turnamen yang sudah dijalani musim ini, McIlroy hanya berada di peringkat ke-91 dalam driving accuracy.
Pegolf berusia 37 tahun itu mengaku sempat merasa telah menemukan solusi untuk masalah pukulannya sebelum turnamen dimulai.
Ia menyebut permainan dari tee sempat membaik pada akhir pekan lalu di Quail Hollow dan kembali terlihat positif saat latihan pada awal pekan.
“Saya pikir sudah menemukan ritmenya. Tapi begitu berada dalam tekanan pertandingan, pukulan saya mulai kembali tidak terarah,” kata McIlroy.
McIlroy juga memastikan cedera lecet pada jari kelingking kaki yang dialaminya sejak pekan lalu tidak memengaruhi performanya di putaran pertama.
Sebelum turnamen dimulai, Rory McIlroy sempat mengatakan bahwa Aronimink Golf Club tampak sebagai lapangan yang memungkinkan pemain menggunakan driver hampir di setiap hole karena strategi permainan dari tee terlihat cukup sederhana.
Namun setelah menjalani putaran pertama, pandangannya berubah total.
“Ternyata hukuman jika meleset dari fairway jauh lebih berat dari yang saya perkirakan,” ujar McIlroy.
Ia juga menyoroti kondisi angin yang cukup kencang sepanjang ronde sehingga membuat permainan menjadi jauh lebih sulit.
Menurut McIlroy, kombinasi angin dan posisi pin yang sulit membuat pemain kesulitan menempatkan bola dekat lubang.
Dengan skor 74, Rory McIlroy kini tertinggal cukup jauh dari papan atas dan harus tampil jauh lebih baik pada putaran kedua jika ingin menjaga peluang bersaing memperebutkan gelar PGA Championship tahun ini.
Artikel Tag: rory mcilroy, pga tour, pga championship
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/golf/rory-mcilroy-terpuruk-di-putaran-awal-pga-championship-akui-tampil-buruk

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini