Charley Hull Nyaris Juarai PIF London Championship, Huang Curi Gelar

Charley Hull
Berita Golf - Charley Hull sebenarnya sudah berada di jalur yang tepat untuk meraih kemenangan di kandang sendiri. Pegolf Inggris tersebut memulai putaran final PIF London Championship dengan tertinggal tiga pukulan dari Anna Huang, tetapi perlahan membalikkan keadaan melalui penampilan impresif.
Hull mencetak lima birdie dalam rentang 11 hole dan akhirnya mengambil alih posisi teratas dengan keunggulan satu pukulan. Dengan hanya dua hole tersisa, peluang pegolf nomor enam dunia itu untuk meraih kemenangan di Inggris terlihat semakin besar.
Namun, situasi berubah drastis di hole ke 17 yang merupakan par 3.
Hull dan Huang sama sama berhasil menemukan green dari tee. Huang kemudian mengamankan par dengan nyaman, sedangkan Hull harus menghadapi putting dari jarak sekitar 30 kaki.
Peluang birdie Hull justru berakhir buruk. Putt pertamanya melewati lubang sekitar lima kaki. Saat mencoba memasukkan bola kembali, putt kedua juga melaju sekitar empat kaki melewati lubang ke arah berlawanan.
Charley Hull akhirnya harus menyelesaikan hole dengan double bogey. Keunggulan satu pukulan yang sebelumnya dimilikinya berubah menjadi defisit satu pukulan saat memasuki hole ke 18.
Pegolf berusia 30 tahun itu masih memberikan respons dengan baik. Hull mencapai green dalam dua pukulan di par 5 hole terakhir dan mencatat birdie untuk menyelesaikan ronde.
Namun, Huang memberikan jawaban yang lebih menentukan. Pegolf Kanada berusia 17 tahun itu memasukkan putt eagle jarak jauh dan memastikan kemenangan dengan keunggulan dua pukulan atas Hull.
Hasil tersebut terasa semakin menyakitkan bagi Hull karena perjuangannya sepanjang turnamen sangat mengesankan. Ia mengawali pekan dengan skor 74, tetapi kemudian mencetak 11 under par 62 pada putaran kedua.
Skor 62 tanpa bogey itu menjadi rekor baru Centurion Club dan mematahkan catatan sebelumnya yang dibuat Georgia Hall. Penampilan tersebut sekaligus mengangkat Hull kembali ke persaingan gelar setelah sempat tertinggal jauh.
Hull sebelumnya mengaku berada dalam kondisi fisik yang tidak ideal setelah menjalani jadwal padat. Ia datang ke turnamen setelah melewati rangkaian kompetisi berat yang mencakup dua turnamen major dan Women's Scottish Open dalam periode empat pekan.
"Saya merasa sangat lelah dan tubuh saya terasa tidak dalam kondisi terbaik. Saya masih memiliki beberapa cedera yang harus ditangani dengan fisioterapi. Karena itu, saya cukup terkejut bisa mencetak 11 under par," kata Hull setelah ronde kedua.
Meski mengalami kelelahan, Charley Hull tetap mampu tampil kompetitif hingga putaran final. Sayangnya, kesalahan putting di hole ke 17 kembali menjadi momen yang menggagalkan peluangnya.
Bagi Huang, kemenangan ini jauh lebih bersejarah. Gelar PIF London Championship menjadi trofi Ladies European Tour keempatnya dalam 11 bulan terakhir.
Pada usia 17 tahun, sembilan bulan, dan 10 hari, Huang juga memecahkan rekor Lydia Ko sebagai pegolf termuda yang mampu meraih empat gelar LET. Kemenangan tersebut menjadi pencapaian besar bagi Huang sekaligus menambah daftar kekalahan dramatis Hull dalam persaingan gelar.
Artikel Tag: lydia ko, charley hull, ladies european tour, pif
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/golf/charley-hull-nyaris-juarai-pif-london-championship-huang-curi-gelar

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini