Dari Catriona Matthew hingga Alison Lee, Perjuangan Ibu di Women's Open

Penulis: Abdi Ardiansyah
Kamis 30 Jul 2026, 16:47 WIB - 98 views
Women's Open, Catriona Matthew

Catriona Matthew sukses menjuarai Women's Open 2009 hanya beberapa pekan usai melahirkan

Ligaolahraga.com -

Berita Golf - Perhelatan AIG Women's Open 2026 di Royal Lytham & St. Annes kembali mengingatkan publik pada salah satu kisah paling bersejarah dalam dunia golf wanita. Pada edisi 2009, pegolf Skotlandia Catriona Matthew mencatat pencapaian luar biasa dengan menjuarai turnamen major tersebut hanya 11 pekan setelah melahirkan putri pertamanya, Sophie.

Saat itu Matthew yang berusia 39 tahun menjadi pegolf asal Skotlandia pertama yang menjuarai Women's Open. Di balik trofi yang diraihnya, ia tetap menjalani rutinitas sebagai seorang ibu, termasuk harus terbangun dini hari untuk menyusui bayinya.

"Ya, semuanya dijalani saja," ujar Matthew mengenang momen tersebut.

Hampir dua dekade kemudian, pencapaian itu masih dianggap luar biasa oleh banyak pemain. Alison Lee, yang kini juga berstatus ibu, mengaku sulit membayangkan bisa kembali tampil di level tertinggi secepat Matthew.

Lee, yang sempat bersaing di US Women's Open tahun ini bersama putranya yang baru berusia 13 bulan, mengatakan dirinya bahkan baru bisa kembali mengayunkan stik golf sekitar enam hingga tujuh minggu setelah melahirkan.

"Menurut saya itu benar benar luar biasa. Pada usia 11 minggu setelah melahirkan, saya masih kesulitan menemukan permainan terbaik. Bisa memenangkan major dalam kondisi seperti itu terasa hampir mustahil," kata Lee.

Women's Open tahun ini diikuti lima pegolf yang telah menjadi ibu. Salah satunya adalah Sophia Popov, juara edisi 2020, yang kembali bertanding setelah melahirkan anak keduanya sekitar 10 minggu lalu.

Popov mengaku lapangan links seperti Royal Lytham menjadi tempat ideal untuk kembali berkompetisi karena lebih menekankan kreativitas bermain dibanding kekuatan pukulan semata.

Juara Women's Open 2018, Georgia Hall, juga menjalani perjalanan serupa setelah melahirkan putranya, Connor, pada Februari lalu. Hall mulai berlatih kembali enam minggu setelah persalinan dengan target utama tampil di Royal Lytham, lapangan yang menyimpan kenangan terbaik dalam kariernya.

"Saya sempat bertanya kepada Catriona bagaimana ia bisa melakukannya. Rasanya sulit dipercaya. Dia hanya tersenyum dan mengatakan semuanya terasa lebih mudah saat memiliki anak kedua," ujar Hall.

Meski jumlah pegolf ibu di level elite terus bertambah, memenangkan turnamen besar tetap menjadi tantangan tersendiri. Persaingan yang semakin ketat dan padatnya kalender kompetisi membuat proses kembali ke performa terbaik membutuhkan kerja keras yang tidak sedikit.

Namun kisah Catriona Matthew, Lee, Popov, hingga Hall menunjukkan bahwa peran sebagai ibu bukan penghalang untuk tetap bersaing di panggung tertinggi golf dunia. Justru, pengalaman tersebut menjadi sumber motivasi tambahan bagi mereka untuk terus mengejar prestasi.

Artikel Tag: lpga, catriona matthew, golf wanita

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/golf/dari-catriona-matthew-hingga-alison-lee-perjuangan-ibu-di-womens-open
98
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini