Aaron Wise Bangkit di PGA Tour Usai Berjuang Lawan Masalah Kesehatan Mental

Aaron Wise
Berita Golf - Aaron Wise tidak lagi menyembunyikan kisah sulit yang sempat membuat kariernya nyaris berhenti. Pegolf asal Amerika Serikat itu mengaku perjuangan melawan masalah kesehatan mental menjadi tantangan terbesar yang pernah dihadapinya, bahkan lebih berat dibanding tekanan saat bertanding di PGA Tour.
Nama Wise pernah digadang sebagai salah satu bintang masa depan golf dunia. Ia menjuarai NCAA Championship 2016, kemudian mencuri perhatian dengan kemenangan di AT&T Byron Nelson 2018 saat masih berusia 21 tahun. Penampilan impresif tersebut mengantarkannya meraih penghargaan Rookie of the Year PGA Tour.
Namun, kariernya berubah drastis beberapa tahun kemudian. Menjelang Masters Tournament 2023, Wise memutuskan mundur untuk fokus memulihkan kondisi mentalnya.
"Saya menjalani sekitar satu setengah tahun di rumah. Enam bulan pertama benar benar menjauh dari lapangan, lalu setahun berikutnya saya mencoba mengendalikan pikiran agar bisa kembali bermain dengan baik," ujar Wise.
Menurutnya, penurunan performa sebenarnya sudah mulai terasa setelah berhasil lolos ke Tour Championship 2022. Saat itu ia merasa ada yang tidak beres, tetapi tidak memahami penyebabnya.
Alih alih mencari bantuan, Wise justru memaksa dirinya terus berlatih lebih keras. Keputusan itu ternyata memperburuk kondisinya.
"Saya terus memaksa diri bekerja lebih keras. Ketika hasil tidak kunjung membaik, semuanya menumpuk hingga saya berada di titik yang sangat buruk," katanya.
Setelah mundur dari Masters, performanya semakin menurun. Dalam rentang hampir dua tahun berikutnya, Wise hanya tampil satu kali di PGA Tour sebelum memutuskan berhenti sementara dari kompetisi.
Masa pemulihan menjadi titik balik penting dalam hidupnya. Aaron Wise bekerja sama dengan ahli neurosains olahraga, Dr. Izzy Justice, yang membantunya memahami bagaimana tekanan di dalam maupun di luar lapangan memengaruhi kondisi mentalnya. Ia juga menjalani pemeriksaan electroencephalogram atau EEG untuk memantau aktivitas otak dan belajar mengelola tingkat stres.
"Untuk pertama kalinya saya memahami bahwa semua yang saya rasakan bukan terjadi tanpa alasan. Ada penjelasan ilmiah di balik semuanya," ungkap Wise.
Keinginan kembali bertanding sebenarnya tidak pernah hilang. Masalahnya, setiap kali berada dalam suasana kompetisi, tekanan membuat permainannya jauh berbeda dibanding saat berlatih.
Kini kondisinya mulai membaik. Wise mengaku sudah mampu mengabaikan gangguan dari lingkungan pertandingan, termasuk sorotan media dan penonton, sehingga bisa lebih fokus menikmati permainan.
Perkembangan itu mulai terlihat dari hasil yang diraihnya musim ini. Setelah gagal melewati cut pada enam turnamen pertama, Aaron Wise berhasil finis di posisi T39 pada John Deere Classic, T3 di ISCO Championship, dan T15 di Puntacana Championship.
Ia juga mengungkapkan bahwa dukungan sang istri, yang kini menjadi caddienya, berperan besar dalam proses kebangkitannya.
"Sebesar apa pun tekanannya, kita bermain golf karena mencintai olahraga ini. Hal itu yang selalu saya ingat setiap kali berada di lapangan," tutur Wise.
Artikel Tag: isco, ncaa, pga tour, tour championship, john deere classic, masters tournament, aaron wise
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/golf/aaron-wise-bangkit-di-pga-tour-usai-berjuang-lawan-masalah-kesehatan-mental























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini