Untuk Menangi GP Austria, Bottas Harus "Menghindari Banyak Peluru"

Penulis: Senja Hanan
Senin 06 Jul 2020, 19:42 WIB
Untuk Menangi GP Austria, Bottas Harus "Menghindari Banyak Peluru"

Pebalap Mercedes, Valtteri Bottas. (Images: F1.com)

Berita F1: Pebalap Mercedes, Valtteri Bottas berhasil mengawali Formula 1 (F1) 2020 dengan memenangi Grand Prix Austria. Bottas mengatakan bahwa dia harus "menghindari banyak peluru".

Pebalap asal Finlandia itu tampil sempurna dalam balapan tersebut. Dia berhasil mempertahankan posisi terdepan hingga menyentuh garis depan. Di awal lomba, Bottas memimpin di depan Max Verstappen sebelum rekan satu timnya di Mercedes, Lewis Hamilton memperbaiki posisinya, setelah mendapat penalti mundur tiga grid start.

Kedua pebalap Mercedes itu dominan di sepanjang 71 putaran di Spielberg. Namun di balik penampilan kuat mereka ternyata W11 mengalami masalah di sensor girboks yang mengharuskan Bottas dan Hamilton menghindarkan mobil mereka dari melindas kerb di samping trek.

Di luar masalah teknis, Safety Car tercatat tiga kali dikeluarkan menyusul insiden Kevin Magnussen, George Russel dan Kimi Raikkonen yang gagal menyelesaikan lomba, namun Bottas tetap tenang dan mampu merebut kemenangan kedelapan selama karirnya itu.

"Tentunya ada cukup banyak tekanan di sepanjang lomba. Satu Safety Car OK tapi di Safety Car terakhir rasanya, 'ayo lah, masa lagi?" kata Bottas seperti dikutip laman resmi F1.

"Ketika kalian memimpin kalian hanya ingin semuanya konstan dan bebas masalah. Ada banyak variabel, saya berhasil 'menghindari banyak peluru 'hari ini dan meraih kemenangan ini," sambungnya.

"Ada banyak kesempatan bagi Lewis untuk mengambil alih pimpinan jika aku membuat satu kesalahan kecil dan dia sangat cepat hari ini, tapi aku mampu bertahan, bisa mengendalikan balapan dari diriku sendiri, dan tentunya tak ada cara lebih baik mengawali musim selain ini."

Artikel Tag: Valtteri Bottas, f1 2020, Grand Prix Austria 2020

372  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini