Resmi ke Red Bull, Isack Hadjar Langsung Dihadapkan Tantangan Terbesar

Isack Hadjar
Berita F1: Isack Hadjar mencatatkan tonggak penting dalam kariernya pada akhir musim 2025. Penampilan konsisten bersama Racing Bulls membuat Red Bull memberikan kepercayaan besar dengan mempromosikannya ke tim utama, menggantikan Yuki Tsunoda. Bagi Hadjar, ini adalah realisasi mimpi sekaligus awal dari ujian terberat dalam hidupnya sebagai pebalap Formula 1.
Musim debut Hadjar sempat diwarnai momen sulit. Ia mengalami kecelakaan pada lap formasi saat debut di Grand Prix Australia. Namun, pebalap berusia 21 tahun itu menunjukkan mental kuat dengan bangkit sepanjang musim. Hadjar berhasil mengoleksi poin di 11 dari 23 seri, termasuk pencapaian penting finis ketiga di Grand Prix Belanda di Zandvoort. Hasil tersebut menjadi podium perdananya di F1 dan memperkuat posisinya di mata manajemen Red Bull.
Keputusan Red Bull mempromosikan Hadjar tidak lepas dari perbandingan dengan Tsunoda. Musim lalu, Max Verstappen tampil konsisten hingga bersaing dalam perebutan gelar juara dunia sampai balapan terakhir di Abu Dhabi. Di sisi lain, Tsunoda hanya mampu mengumpulkan 30 poin dari 22 balapan, jarak yang dinilai terlalu jauh untuk standar tim juara dunia.
Hadjar sendiri menyadari tantangan besar yang menantinya. Ia kerap mendapat peringatan bahwa duel internal dengan Verstappen bisa sangat menguras mental. Verstappen dikenal selalu tampil dominan atas rekan setimnya. Namun, Hadjar memilih bersikap realistis. Target utamanya bukan langsung menumbangkan Verstappen, melainkan memperkecil selisih dan memberikan kontribusi maksimal bagi tim.
Perubahan regulasi besar pada musim 2026 menjadi faktor yang memberi harapan. Mobil dan mesin baru membuat semua pebalap harus beradaptasi dari awal. Kondisi ini berarti Isack Hadjar tidak langsung tertinggal dari Verstappen yang biasanya sangat cepat memahami karakter mobil. Situasi serupa pernah dimanfaatkan Sergio Perez pada awal regulasi 2022, saat ia mampu menjaga jarak dengan Verstappen dan memainkan peran penting bagi Red Bull.
Selain itu, Hadjar dikenal memiliki kemampuan adaptasi yang baik. Helmut Marko beberapa kali menyebut Hadjar memiliki kualitas mirip Verstappen, terutama dalam hal cepat menemukan kecepatan sejak sesi latihan bebas, termasuk di sirkuit yang belum dikenalnya. Kemampuan ini dinilai penting di era baru F1 yang menuntut pendekatan berbeda dalam memaksimalkan performa mobil.
Dengan pengalaman F1 yang masih terbatas, Isack Hadjar tentu belum berada di level Verstappen. Namun, kondisi pada 2026 setidaknya memberinya peluang yang adil untuk berkembang. Kini, semuanya bergantung pada sejauh mana ia mampu memanfaatkan kesempatan emas tersebut.
Artikel Tag: Isack Hadjar, Red Bull, Max Verstappen, F1 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/f1/resmi-ke-red-bull-isack-hadjar-langsung-dihadapkan-tantangan-terbesar










Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini