Red Bull dan Aston Martin Alami Masalah Tes F1 di Bahrain

Red Bull dan Aston Martin Alami Masalah Tes F1 di Bahrain - sumber: (racingnews365)
Berita F1: Pagi pertama tes pramusim kedua F1 di Bahrain tahun 2026 menghadirkan tantangan besar bagi Red Bull dan Aston Martin. Kedua tim tersebut mengalami masalah keandalan yang signifikan. Isack Hadjar dengan mobil RB22 miliknya dibatasi hanya menyelesaikan 13 putaran akibat kebocoran air pada mesin Red Bull Powertrains, memaksa tim bekerja keras memperbaiki masalah tersebut agar Hadjar dapat melanjutkan sisa harinya di lintasan.
Red Bull Mengirim Pesan Kuat Terkait Ketidakpuasan Max Verstappen
Pierre Wache, Direktur Teknis Red Bull, menegaskan bahwa membuat Max Verstappen "bahagia" bukanlah tujuannya, setelah pembalap asal Belanda tersebut melontarkan kritik tajam terhadap regulasi baru F1. Verstappen secara khusus menentang perubahan pada unit tenaga, menyebut era baru ini sebagai "anti-balap" dan "Formula E dengan dosis tinggi" karena tingginya tingkat pengelolaan energi yang dibutuhkan.
Hasil Lengkap Hari Pertama Tes Pramusim Kedua F1 2026 di Bahrain
Mercedes melanjutkan dominasinya dari tes minggu lalu di Bahrain dengan catatan waktu terbaik pada hari pembukaan tes kedua dan terakhir. Kimi Antonelli dan George Russell menyelesaikan tiga hari di Bahrain International Circuit dengan waktu utama, di mana Russell menjadi yang tercepat pada hari pertama tes minggu ini.
Mercedes Meningkatkan Tolok Ukur Tes F1 saat Masalah Aston Martin Memburuk
Mercedes menetapkan standar baru pada hari pembukaan tes kedua di Bahrain setelah George Russell mencatat putaran tercepat. Pembalap asal Inggris ini mencatatkan waktu 1:33.459, yang menjadi catatan waktu tercepat yang pernah tercatat di Bahrain International Circuit, dua persepuluh detik lebih cepat dari catatan waktu terbaik minggu lalu.
Max Verstappen Sampaikan Kepada FIA Apa yang Harus Dihilangkan untuk Memperbaiki F1
Max Verstappen percaya bahwa FIA harus "menghapus" sistem baterai di F1 dan menghindari konvergensi dengan Formula E. Pekan lalu, Verstappen melancarkan serangan tajam terhadap aturan baru F1 tahun 2026, di mana unit tenaga baru menghasilkan daya melalui pembagian 50-50 antara pembakaran internal dan tenaga baterai, dengan sistem baru menampilkan energi 350kw, naik dari 120kw pada tahun 2025.
F1 Bersiap untuk Pemungutan Suara Kritis Mengenai Perubahan Aturan Besar
Formula 1 bersiap untuk pemungutan suara kritis terkait perubahan aturan di pertengahan musim mengenai pengukuran rasio kompresi mesin. Selama musim dingin, terungkap bahwa Mercedes HPP telah mengembangkan mesin yang saat berjalan panas dapat menghasilkan rasio kompresi 18:1, melebihi batas 16:1.
Artikel Tag: mercedes, red bull, max verstappen, aston martin
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/f1/red-bull-dan-aston-martin-alami-masalah-tes-f1-di-bahrain
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini