Red Bull Akui Kewalahan Seimbangkan Prioritas Musim 2021 dan 2022

Penulis: Abdi Ardiansyah
Minggu 17 Okt 2021, 23:35 WIB
Red Bull, Max Verstappen

Max Verstappen

Ligaolahraga.com -

Berita F1: Bos Red Bull Racing, Christian Horner, mengakui bahwa pihaknya kesulitan untuk menyeimbangkan eksekusi prioritas untuk kejuaraan musim 2021 dan musim 2022.

Semakin mendekati akhir musim kejuaraan F1 2021, perjuangan Red Bull Racing pun kian pelik. Di sisi lain Mercedes telah bangkit dan siap mengganggu upaya mereka untuk meraih gelar juara untuk pertama kalinya sejak delapan tahun terakhir.

Karena pabrikan asal Austria itu tak mau melepas pengembangan mobil RB16B, maka mau tak mau konsentrasi mereka harus terpecah menjadi dua. Pasalnya, perubahan aturan pada musim 2022 juga membuat pembuatan mobil tahun depan perlu perhatian lebih. Apalagi Die Roten Bullen akan berpisah dengan Honda selaku pemasok mesin.

Biasanya gap pada tahun pertama, usai pemberlakuan regulasi teknik baru, akan lebih besar dibanding musim-musim sebelumnya. Namun, tidak ada jaminan bahwa musim depan akan berjalan lebih menyenangkan.

“Sangat sulit, kami berkonsentrasi 100 persen dengan tim balap musim ini,” ujar bos Red Bull, Christian Horner, dikutip dari Motorsport.com.

“Tim pengembang telah mengerjakan mobil untuk musim depan, selama berbulan-bulan, sekarang produksi untuk musim depan juga sudah ditambahkan. Sungguh sulit melakukan semua tanpa kehilangan pandangan musim ini. Sejauh yang saya ketahui, inti keberhasilan terletak pada perencanaan,” jelasnya.

Jika menilik kerumitan saat ini, Horner dengan setengah bercanda mengutarakan bahwa timnya lebih suka musim yang berjalan membosankan, tetapi Red Bull sudah pasti akan menjadi juara.

“Sejujurnya, saya lebih suka kejuaraan yang membosankan dengan kami memimpin jalan. Tapi sayangnya, hal itu tak akan terjadi, regulasi baru dan perubahan selalu mengguncang peringkat,” tutur pria asal Inggris itu.

Ia juga menilai musim depan perhatian timnya tidak bisa hanya diarahkan kepada Mercedes. Tim lainnya seperti McLaren, Ferrari hingga Aston Martin diprediksi juga akan menjadi batu sandungan.

“Itu kenapa Anda tidak hanya harus melihat pada Mercedes dan Red Bull, saya juga memperhitungkan McLaren, Ferrari dan Aston Martin,” ia melanjutkan.

Selain perubahan aturan, pengetatan biaya operasional juga harus diperhitungkan terlebih dahulu. Plafon anggaran dikurangi menjadi 130 juta dolar (sekitar Rp1,8 triliun) pada musim depan. Ini tentunya bakal memberikan tantangan tersendiri bagi tim karena mereka terbiasa mengeluarkan dana besar.

“Itu tidak akan berpengaruh pada enam atau tujuh tim, tapi jelas berimbas pada kami. Kami perlu mengubah sesuatu terkait staf dan proses agar tidak melebihi batas anggaran,” Horner menjelaskan.

Artikel Tag: Red Bull Racing, F1 2021

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/f1/red-bull-akui-kewalahan-seimbangkan-prioritas-musim-2021-dan-2022
442  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini