Peran Ford di Proyek Mesin Red Bull Ternyata Lebih Besar dari Dugaan

Penulis: Abdi Ardiansyah
Sabtu 03 Jan 2026, 09:25 WIB - 196 views
Ford, Red Bull, Max Verstappen

Max Verstappen

Ligaolahraga.com -

Berita F1: Red Bull Racing tengah menghadapi salah satu tantangan teknis terbesar sepanjang sejarah tim, yakni membangun unit daya Formula 1 pertamanya sendiri untuk menyambut regulasi baru. Dalam proses tersebut, peran Ford berkembang signifikan dan melampaui ekspektasi awal.

Pada awal kemitraan, Ford diproyeksikan berfokus pada aspek elektrikal mesin, sejalan dengan regulasi baru yang menyeimbangkan tenaga mesin pembakaran dan energi listrik. Direktur Ford Performance, Mark Rushbrook, menjelaskan bahwa daftar kontribusi awal mencakup baterai, inverter, perangkat lunak, hingga kalibrasi sistem tenaga.

“Fokus awal kami memang berada di sisi elektrikal mesin, seperti baterai dan sistem perangkat lunak, dan itu sudah kami realisasikan,” ujar Rushbrook.

Namun, seiring berjalannya waktu, Ford justru semakin terlibat dalam pengembangan mesin pembakaran internal Red Bull. Perubahan ini berkaitan langsung dengan arah strategi Ford pada mobil produksi massal yang tetap mempertahankan mesin konvensional, bersamaan dengan pengembangan mobil hybrid dan listrik.

“Dalam rencana kendaraan jalan raya kami, mesin pembakaran internal tetap berjalan berdampingan dengan hybrid dan mobil listrik. Hal itu membuat keterlibatan di mesin pembakaran Formula 1 menjadi semakin relevan,” kata Rushbrook.

Sinergi tersebut membuka peluang baru. Ford kini memproduksi sejumlah komponen mesin pembakaran internal Red Bull di fasilitasnya di Dearborn, Amerika Serikat. Komponen tersebut bahkan dikirim ke Inggris secara rutin untuk mendukung percepatan pengembangan mesin.

“Saat kami melihat perkembangan di sisi mesin pembakaran, kami menemukan banyak peluang kontribusi tambahan. Sejak itu, beberapa komponen diproduksi di Dearborn dan dikirim hampir setiap hari,” jelasnya.

Rushbrook menegaskan bahwa meluasnya peran Ford bukan karena Red Bull kekurangan kemampuan teknis. Menurutnya, kolaborasi ini tumbuh secara alami dari diskusi antara dua organisasi teknik besar.

“Bukan karena ada yang kurang. Ketika para insinyur berdiskusi, muncul pertanyaan dan ide. Dari situ kami tahu di mana Ford bisa membantu secara maksimal,” ujarnya.

Kolaborasi yang semakin erat ini menjadi fondasi penting bagi Red Bull dalam menghadapi era baru Formula 1, ketika unit daya buatan sendiri akan menjadi penentu daya saing jangka panjang tim.

Artikel Tag: ford, Red Bull, F1 2026

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/f1/peran-ford-di-proyek-mesin-red-bull-ternyata-lebih-besar-dari-dugaan
196
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini