Oliver Bearman Kecam Manuver Tsunoda Saat Berduel di COTA

Oliver Bearman
“Saya merasa apa yang dia lakukan cukup berbahaya, bertentangan dengan semangat bagaimana seharusnya kita balapan dan bagaimana kita seharusnya memberi contoh kepada anak-anak yang sedang naik dari karting,” ujar Bearman kepada media.
“Dia bergerak bereaksi saat saya memasukkan nos saya di sisi dalam kemudian. Dia tidak memberi ruang satu mobil, itu tidak adil dan tidak dibenarkan. Bisa saja terjadi kecelakaan besar jika saya tidak bereaksi cepat.”
Meski insiden tersebut tidak menghasilkan penalti dari steward, Bearman tetap menekankan bahwa batas pertahanan itu telah dilanggar. Ia juga menambahkan bahwa insiden serupa telah terjadi sebelumnya, baik di Sprint race maupun balapan utama, ketika Tsunoda melakukan manuver “dive-bomb” di Tikungan 1 yang menurut Bearman terlalu berisiko.
Tsunoda membalas kritik tersebut dengan sikap tenang, menyatakan bahwa ia tidak melihat ada pelanggaran ekstrem dari dirinya. “Saya yakin saya tidak bergerak saat pengereman,” katanya. “Kita sempat balapan dengan bagus hingga saat itu, hanya saja hasilnya kurang beruntung.”
Bearman kemudian mengaku tak berencana mendiskusikan kejadian dengan Tsunoda. “Tidak, saya tidak pikir ini kali pertama dia melakukan hal seperti ini dan mungkin bukan terakhir. Saya tidak yakin hal itu akan mengubah apa pun,” tambahnya.
Hasil akhir balapan menunjukkan Oliver Bearman finis di posisi kesembilan dengan dua poin, sementara Tsunoda berada di posisi ketujuh dengan enam poin. Meskipun begitu, insiden ini menyoroti bagaimana tekanan di dalam kompetisi Formula 1 bisa mendorong pebalap ke batas manuver dan menimbulkan konflik antar pebalap bahkan di area poin tengah.
Artikel Tag: Red Bull, Haas, gp amerika serikat, Yuki Tsunoda, Oliver Bearman
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/f1/oliver-bearman-kecam-manuver-tsunoda-saat-berduel-di-cota






















Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini