Mercedes Akui Kesulitan Tentukan Fokus Pengembangan Mobil

Penulis: Abdi Ardiansyah
Selasa 13 Apr 2021, 10:00 WIB
Mercedes W12, Mercedes

Mercedes W12

Berita F1: Mercedes mengungkapkan bahwa mereka masih kebingungan menentukan pilihan untuk fokus pada perbaikan mobil musim ini atau mulai mendesain mobil untuk musim 2022.

Mercedes memang berhasil menjadi pemenang di balapan pertama Kejuaraan Dunia F1 2021, Grand Prix Bahrain, yang diselenggarakan pada akhir Maret lalu. Meski begitu, kemenangan tersebut tak mudah diraih oleh Lewis Hamilton. Mercedes F1 W12 andalan juara dunia F1 tujuh kali (2008, 2014, 2015, 2017, 2018, 2019, 2020) tersebut harus berduel sengit dengan Red Bull Racing RB16B milik Max Verstappen yang dominan sepanjang akhir pekan di Sirkuit Internasional Bahrain tersebut.

Kendala yang dialami mobil W12 di Bahrain cukup beragam. Mulai dari terlalu sensitifnya sasis terhadap hembusan angin hingga kehilangan gaya tekan (downforce) cukup besar akibat perubahan bentuk lantai dan peranti aerodinamika lain sebagai dampak dari adanya perubahan regulasi. Untuk memperbaiki secara total, jelas tak mungkin karena hal tersebut harus otomatis dilakukan dari sasis.

Masalah tak sampai di situ. Mereka pun masih harus memikirkan mobil untuk F1 musim 2022, saat semua regulasi berubah total.

Bos Mercedes, Toto Wolff mengakui, pihaknya kesulitan untuk menentukan fokus, apakah bakal memperbaiki mobil 2021 atau mulai mendesain mobil untuk 2022. Akan tetapi, Wolff menyebut sebenarnya problem semacam ini tentunya juga dialami seluruh tim.

“Anda memang tak bisa mengabaikan performa untuk musim balap 2021. Tetapi di sisi lain, regulasi 2022 bakal membutuhkan pemikiran dan pengerjaan (mobil) yang lebih lama,” ucap Wolff seperti yang dikutip dari laman Motorsport.com.

 Wolff menekankan bahwa timnya jelas tak ingin tampil dengan performa buruk di era baru F1 pada tahun depan. Meski begitu, di sisi lain, panjangnya waktu persiapan yang dibutuhkan memang tak ideal dengan situasi dan kondisi yang mereka hadapi sekarang ini.

“Situasinya akan sangat rumit untuk melakukan semuanya (memikirkan musim 2021 sambil fokus ke 2022). Butuh waktu bagi kami agar tim dapat kembali menyatu dan fokus,” jelasnya.

“Sehingga, dari situ kami diharuskan membuat keputusan sulit terkait mana yang harus kami pikirkan secara reguler,” tutur Toto Wolff seraya menyebut hasil keputusan tersebut tak lepas dari perubahan di jajaran tim teknis yang dilakukannya, beberapa hari lalu.

Salah satu yang paling disoroti adalah posisi James Allison sebagai direktur teknis diganti menjadi chief technical officer. Dengan begitu, Allison tak akan lagi mengawasi tim teknis Mercedes secara harian. Tugasnya sebagai direktur teknis saat ini digantikan Mike Elliot.

Mercedes merupakan juara dunia F1 tujuh musim terakhir dengan selalu merebut gelar pebalap dan konstruktor sejak 2014.

Artikel Tag: Mercedes, Mercedes W12, Lewis Hamilton

415  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini