Kesalahan Pit Stop Hamilton di Silverstone Tentukan Gelar F1

Kesalahan Pit Stop Hamilton di Silverstone Tentukan Gelar F1 - sumber: (racingnews365)
Berita F1 kembali mengingatkan kita pada momen krusial yang terjadi 19 tahun lalu, tepat pada 8 Juli, ketika harapan Lewis Hamilton untuk memenangkan Grand Prix rumah pertamanya di Silverstone hancur di pit lane. Sebuah momen ketidak sabaran muda yang membawa konsekuensi hingga putaran terakhir musim 2007.
Hamilton datang ke Grand Prix Inggris sebagai pemimpin kejuaraan dan rookie paling bersinar yang pernah dilihat olahraga ini. Dengan sembilan podium dari sembilan balapan awal, termasuk kemenangan di Kanada dan Amerika Serikat, penonton di Silverstone pun berani bermimpi. Ia berhasil meraih posisi pole dengan catatan waktu 1:19.997, dan panggung pun siap.
Hamilton memimpin di depan Kimi Räikkönen dari Ferrari di awal-awal lap. Namun, saat ia memasuki pit pada lap 16 untuk pemberhentian terjadwal pertama, rasa gugup menguasainya. Ketika kru McLaren selesai mengisi bahan bakar, papan lolipop diangkat, dan Hamilton langsung bereaksi, melepas kopling sebelum selang bahan bakar terlepas sepenuhnya.
Mobilnya bergerak maju dengan alat pengisi bahan bakar masih menempel, tetapi ia segera berhenti, kru segera melepaskan selang, dan dia kembali ke lintasan, namun kerusakan sudah terjadi. "Kesalahan pertama di grand prix untuk Lewis Hamilton. Ini terjadi di momen kritis," ujar James Allen dalam komentarnya saat itu. "Saya pikir Räikkönen mungkin sudah memiliki kecepatan untuk mengambil alih pimpinan darinya, tetapi ini menunjukkan betapa beratnya tekanan yang dirasakan Hamilton. Ini pertama kali dia melakukan kesalahan dalam grand prix."
Hamilton turun ke posisi kelima, dan yang paling penting, ketika Räikkönen menyelesaikan pemberhentian sendiri beberapa lap kemudian, pembalap Finlandia itu muncul di depan. Räikkönen mengendalikan balapan dari situ, menang dengan selisih 2,4 detik dari Fernando Alonso, dengan Hamilton di posisi ketiga, tertinggal 39 detik. Meskipun masih di podium, Hamilton meninggalkan Silverstone memimpin kejuaraan dengan 70 poin, 12 poin di depan Alonso dan 18 poin di depan Räikkönen, tetapi setidaknya dua poin yang hilang itu terbukti signifikan.
Saat musim mencapai finalnya di Brasil, keunggulan Hamilton tergerus. Gangguan gearbox di Interlagos menjatuhkannya di lapangan, dan dia hanya bisa pulih ke posisi ketujuh. Räikkönen memenangkan balapan dan, dengan itu, gelar dengan selisih satu poin: 110 berbanding 109. Pemberhentian pit di Silverstone itu bukan satu-satunya alasan Hamilton kehilangan kejuaraan 2007, tetapi dalam musim yang diputuskan oleh satu poin, setiap kesalahan berarti.
Artikel Tag: hamilton, lewis hamilton
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/f1/kesalahan-pit-stop-hamilton-di-silverstone-tentukan-gelar-f1
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini