Ferrari Bukan Jalan Pintas, Lewis Hamilton Hadapi Realita Pahit F1

Penulis: Abdi Ardiansyah
Selasa 13 Jan 2026, 16:38 WIB - 147 views
Lewis Hamilton

Lewis Hamilton

Ligaolahraga.com -

Berita F1: Lewis Hamilton menjalani musim debut yang berat bersama Ferrari setelah hengkang dari Mercedes, tim yang membawanya meraih tujuh gelar juara dunia Formula 1. Kepindahan yang diumumkan secara besar-besaran itu diharapkan menjadi awal kebangkitan Ferrari, namun realitas di lintasan berkata lain.

Pebalap asal Inggris tersebut menutup musim pertamanya tanpa satu pun podium, sebuah catatan yang belum pernah ia alami sepanjang kariernya di F1. Hamilton pun secara terbuka mengakui bahwa musim tersebut merupakan periode paling menantang yang pernah ia hadapi, baik dari sisi teknis maupun mental.

Jock Clear, yang memiliki pengalaman bekerja bersama Hamilton di Mercedes dan Ferrari, menilai situasi tersebut sepenuhnya wajar. Ia menegaskan bahwa adaptasi di Formula 1 tidak bisa dilakukan secara instan, terlebih ketika seorang pebalap harus menyesuaikan diri dengan sistem kerja, filosofi teknis, serta budaya tim yang benar-benar berbeda.

“Penyesuaian itu bukan sesuatu yang bisa selesai dalam semalam,” ujar Clear. “Di tengah musim, saya sempat mengatakan kepada beberapa orang bahwa Lewis benar-benar menghadapi tahun yang sangat berat karena tantangan yang begitu kompleks.”

Menurut Clear, justru akan terasa janggal jika Hamilton langsung datang dan meraih gelar juara dunia kedelapan bersama Ferrari. Ia menilai skenario tersebut bisa mengaburkan realitas keras dunia balap jet darat.

“Jika Lewis langsung memenangkan gelar, hal itu seolah mengecilkan tingkat kesulitan Formula 1,” katanya. “Olahraga ini memang tidak sesederhana itu.”

Clear juga menyinggung contoh adaptasi pebalap lain sebagai pembanding. Ia menilai performa awal yang tidak langsung meyakinkan sering kali menimbulkan penilaian keliru dari publik, padahal perkembangan sejati biasanya terlihat di paruh kedua musim.

Hamilton sendiri disebut memahami bahwa proses di Ferrari membutuhkan waktu. Namun, tekanan ekspektasi dan standar tinggi yang ia pasang untuk dirinya sendiri menjadi sumber frustrasi sepanjang musim.

Meski demikian, Clear optimistis pebalap berusia 41 tahun itu belum berada di fase penurunan. Dengan regulasi teknis yang terus berkembang dan fokus Ferrari pada pengembangan mobil, Lewis Hamilton diyakini masih memiliki peluang besar untuk kembali kompetitif.

“Lewis bukan tipe yang menyerah hanya karena satu musim sulit,” ujar Clear. “Ia sudah memperkirakan tantangan ini. Saya yakin dia akan kembali lebih kuat, lebih fokus, dan terlibat penuh dalam pengembangan tim untuk musim berikutnya.”

Artikel Tag: Lewis Hamilton, Ferrari, F1 2026

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/f1/ferrari-bukan-jalan-pintas-lewis-hamilton-hadapi-realita-pahit-f1
147
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini