Isack Hadjar Diperingatkan Bakal Jadi Bayangan Verstappen di Red Bull

Isack Hadjar
Berita F1: Isack Hadjar akan menghadapi tantangan besar saat naik ke tim utama Red Bull Racing dan menjadi rekan setim Max Verstappen pada musim ini. Meski promosi tersebut merupakan hasil dari musim rookie yang dinilai positif, Hadjar disebut harus siap menerima peran sulit di dalam struktur tim yang sudah lama berpusat pada Verstappen.
Hadjar dipromosikan ke Red Bull untuk menggantikan Yuki Tsunoda, yang kembali gagal menunjukkan konsistensi di kursi kedua. Tsunoda menjadi nama terbaru dalam daftar panjang pebalap yang kesulitan beradaptasi dengan karakter mobil Red Bull dan tekanan internal tim. Sebelumnya, beberapa pebalap lain juga mengalami nasib serupa dan tak mampu menyaingi Verstappen.
Dominasi Verstappen di Red Bull tidak terbantahkan. Pebalap asal Belanda itu telah menjadi pusat proyek tim dalam beberapa musim terakhir, termasuk meraih empat gelar juara dunia dalam lima musim. Situasi tersebut menciptakan dinamika yang sangat berat bagi siapa pun yang berada di sisi garasi seberang.
Berbicara dalam Stay On Track Podcast, juara dunia Formula 1 1996 Damon Hill menyebut Hadjar hampir pasti akan berada dalam posisi tidak menguntungkan sejak awal.
“Dia akan menjadi sasaran tekanan di dalam tim, bukan?” kata Hill. “Hal terbaik yang mungkin ia dapatkan hanyalah pengakuan bahwa dia sudah melakukan semampunya.”
Hill menilai Hadjar harus menerima fakta bahwa di Red Bull saat ini, Verstappen adalah penguasa mutlak. Menurutnya, Hadjar lebih berperan sebagai pendukung, bukan penantang.
“Dia harus memahami bahwa Max adalah pusat tim dan dirinya berada di posisi pendamping. Tantangannya adalah apakah seorang kompetitor bisa menerima hal itu, karena Max sendiri tidak akan pernah mengambil peran seperti itu,” ujar Hill.
Meski demikian, Hadjar tetap diharapkan mampu menunjukkan kualitasnya sebagai pebalap papan depan dan membenarkan keputusan Red Bull yang memberinya kesempatan, meski minim pengalaman di level tertinggi.
Namun Hill mempertanyakan seberapa besar peluang Isack Hadjar untuk benar-benar membuktikan diri jika sejak awal sudah ditempatkan sebagai pebalap nomor dua.
“Bisakah Anda disebut material juara dunia jika rela menerima status nomor dua?” ucap Hill. “Jika dia masuk ke Red Bull, seharusnya tujuannya adalah memperkuat diri, belajar, dan suatu hari menjadi nomor satu, entah di mana pun.”
Hill menutup dengan satu pertanyaan besar, yakni bagaimana seorang pebalap muda bisa menyampaikan ambisi tersebut tanpa merusak keseimbangan internal tim yang sudah mapan.
Artikel Tag: Isack Hadjar, Racing Bulls, Red Bull, F1 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/f1/isack-hadjar-diperingatkan-bakal-jadi-bayangan-verstappen-di-red-bull
















Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini