Jelang LCS Lock-In 2021 Beberapa Pemain CLG dan Dignitas Positif Covid-19

Penulis: Fajar Muhammad Fajar
Kamis 14 Jan 2021, 04:00 WIB
Jelang LCS Lock-In 2021 Beberapa Pemain CLG dan Dignitas Positif Covid-19

Dignitas via Dexerto

Berita Esports : Jelang bergulirnya turnamen pra-musim LCS Lock-In 2021, tim Counter Logic Gaming (CLG), dan Dignitas, mendapat masalah kala beberapa pemainnya dinyatakan positif Covid-19, menurut laporan dari Inven Global.

Walaupun selalu melalukan setiap tindakan pencegahan dan mengikuti aturan kesehatan, ternyata banyak pemain dari CLG dan Dignitas tetap bisa terpapar oleh Covid-19. Ini pun jadi awal yang sulit buat League Championship Series.

Dari pihak Counter Logic Gaming, manajer umum mereka Daniel "Tafokints" Lee mengatakan, sebelum ada anggota yang dinyatakan positif, tim sempat berlatih bersama di fasilitas latihan mereka selama beberapa minggu terakhir. Sejak munculnya kabar tersebut, tim sering melakukan test demi menjaga keselamatan seluruh pemain dan staf.

Saat orang pertama dinyatakan positif, CLG pun langsung memutuskan berlatih dari jauk, dan setiap orang yang melakukan kontak dengan anggota yang positif sekarang sedang menjalani masa karantina mandiri.

Sementara dari tim Dignitas, menurut Travis Gafford ada beberapa pemain tim tersebut yang juga dinyatakan positif Covid-19. Meski tim belum mengumumkan pemain mana yang terpapar, dan bagaimana ini akan berpengaruh pada starting roster mereka untuk turnamen LCS Lock-In 2021.

Tapi Covid bukan satu-satunya masalah yang menimpa Counter Logic Gaming. Dilansir Win.gg, tim tidak bisa mendapatkan visa tepat waktu untuk pemain utama mereka, top laner Finn "Finn" Wiestål dan jungler Mads "Broxah" Brock-Pedersen.

Organisasi itu pun memutuskan membuat pergantian darurat dengan memanggil Colin "Solo" Earnest serta jungler Columbia College, Ryan "Keel" Keel. Solo dan Keel akan menjadi starter untuk tim selama dibutuhkan.

Nasib serupa juga dialami Team Liquid jelang LCS Lock-In 2021, karena salah satu pemainnya Lucas "Santorin" Larsen mengalami penundaan dalam persetujuan visa. Liqiud pun memutuskan menggantinya dengan Jonathan "Armao" Armao untuk mengisi posisi jungler.

Artikel Tag: LCS Lock In, Dignitas, Counter Logic Gaming, Esports, Covid-19

298  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini