Yasin Ayari Emosional usai Bobol Tunisia di Debut Piala Dunia

Senin 15 Jun 2026, 21:30 WIB - 121 views
Yasin Ayari memilih tidak merayakan gol pertamanya ke gawang Tunisia

Yasin Ayari memilih tidak merayakan gol pertamanya ke gawang Tunisia. (Foto: Julio Cesar AGUILAR / AFP via Getty Images)

Ligaolahraga.com -

Berita Piala Dunia: Yasin Ayari menjadi salah satu bintang kemenangan Swedia saat menghancurkan Tunisia 5-1 pada laga pembuka Grup F Piala Dunia 2026, Senin (15/6/2026) pagi WIB. Gelandang Brighton & Hove Albion itu membuka dan menutup pesta gol timnya, tetapi momen yang paling menyita perhatian justru terjadi setelah gol pertamanya ketika ia memilih tidak melakukan selebrasi.

Pemain berusia 22 tahun tersebut mencetak gol pembuka hanya tujuh menit setelah pertandingan dimulai. Ayari memanfaatkan bola liar di luar kotak penalti sebelum melepaskan tembakan keras yang membawa Swedia unggul. Namun alih-alih merayakan gol bersama rekan-rekannya, ia mengangkat kedua tangannya sebagai bentuk penghormatan kepada Tunisia, negara asal ayahnya, Azzouz Ayari.

Meski terlihat tenang di lapangan, Ayari mengakui momen tersebut memiliki makna yang sangat besar baginya. Ia tumbuh dengan ikatan emosional terhadap Tunisia, meskipun pada akhirnya memilih membela Swedia di level internasional, sebuah keputusan yang juga mendapat dukungan penuh dari keluarganya.

"Ini luar biasa, perasaan yang sulit dijelaskan. Anda punya banyak mimpi dalam hidup, tetapi ini adalah sesuatu yang bahkan tidak pernah Anda bayangkan," kata Yasin Ayari. "Sangat emosional bermain melawan Tunisia, negara yang memiliki arti besar bagi saya."

Ayari akhirnya merayakan gol keduanya yang lahir pada detik-detik terakhir pertandingan. Gol tersebut sekaligus melengkapi penampilan impresif Swedia di Monterrey dan menjadi penutup sempurna bagi kemenangan telak yang mengangkat kepercayaan diri tim asuhan Graham Potter.

"Saat tidak banyak orang yang percaya kepada kami, seluruh tim tetap percaya pada diri sendiri. Kami bersatu dan menunjukkan kualitas yang kami miliki," ujar Ayari. Pernyataan itu mencerminkan keyakinan skuad Swedia yang datang ke turnamen dengan ekspektasi tidak setinggi beberapa tim unggulan lainnya.

Di antara dua gol Ayari, Alexander Isak dan Viktor Gyokeres juga ikut mencatatkan nama di papan skor. Duet penyerang Liverpool dan Arsenal tersebut kembali menunjukkan kualitas mereka setelah menjadi ancaman utama bagi lini belakang Tunisia sepanjang pertandingan.

Isak menegaskan bahwa dirinya dan Gyokeres memahami ekspektasi besar yang dibebankan kepada mereka. Namun menurutnya, yang terpenting bukan siapa yang mencetak gol, melainkan bagaimana seluruh tim dapat berkontribusi untuk meraih kemenangan.

"Kami memang diharapkan menjadi pembeda. Tetapi yang paling penting adalah membantu tim. Ketika kami bermain bersama, bukan berarti kami harus bermain dengan cara tertentu. Yang utama adalah memberikan kontribusi untuk tim," kata Isak.

Kemenangan ini menjadi awal ideal bagi Swedia yang kini memimpin Grup F. Tantangan berikutnya akan jauh lebih berat saat mereka menghadapi Belanda pada Ahad (21/6/2026) dini hari WIB dalam pertandingan yang berpotensi menentukan pemuncak klasemen grup.

Artikel Tag: swedia, tunisia, piala dunia 2026, yasin ayari

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/yasin-ayari-emosional-usai-bobol-tunisia-di-debut-piala-dunia
121
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini