Skandal Wasit Serie A Kembali Bergulir. Kini Wasit Wanita Jadi Korban

Penulis: Uphit Kratos
Kamis 28 Mei 2026, 15:50 WIB - 197 views
Serie A

Serie A

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Italia: Sepak bola Italia kembali diguncang skandal wasit. Tudingan baru muncul terkait adanya "rencana" di pekan terakhir Serie A 2025/26. Wasit wanita jadi korban.

Investigasi ini menyusul skandal wasit Serie A sebelumnya yang melibatkan mantan kepala AIA, Gianluca Rocchi, yang dituduh memberi nilai tidak realistis kepada wasit kesayangannya. Kini tuduhan serupa diarahkan ke penggantinya, Dino Tommasi.

Perwakilan AIA untuk wilayah Aquila, Guido Alfonsi, melaporkan kejanggalan di pekan pamungkas. Ia mengklaim penilai wasit diganti di menit-menit akhir tanpa alasan jelas. Kemudian wasit wanita Maria Sole Ferrieri Caputi diberi nilai sangat rendah saat memimpin Lazio-Pisa.

Akibatnya, Ferrieri Caputi tersingkir dari 25 besar peringkat wasit. Secara otomatis, ia mendorong Fabrizio Dionisi keluar dari daftar sepenuhnya. Kondisi ini membuat Antonio Rapuano selamat dan tetap masuk dalam jajaran wasit papan atas.

"Metode pemecatan Dionisi menimbulkan pertanyaan membingungkan," ujar Alfonsi dalam laporannya. "Nilai 8.40 untuk Ferrieri Caputi adalah satu-satunya hal yang tanpa keraguan menyebabkan pemecatan Federico Dionisi."

"Semua rekan melihat apa yang bisa saya definisikan, tanpa rasa takut, sebagai konsumsi ketidakadilan yang tak terbantahkan. Jelas bahwa nilai 8.40 itu pasti diperintahkan dari atas," tegasnya.

Di akhir musim, AIA wajib memberhentikan 5 wasit. Jika Ferrieri Caputi mendapat nilai lebih baik saat laga lawan Pisa, ia akan berada di posisi 25 dan Rapuano yang dipecat. Sebaliknya, Rapuano selamat dan Dionisi yang jadi korban rencana ini.

Artikel Tag: serie a, figc, aia

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/skandal-wasit-serie-a-kembali-bergulir-kini-wasit-wanita-jadi-korban
197
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini