Robert Apresiasi Gestur Para Pemain Persib Dalam Hadapi Insiden

Penulis: M. Aldi
Selasa 15 Jun 2021, 00:00 WIB
Pelatih Persib, Robert Rene Alberts

Robert Rene Alberts (foto : Persib Official)

Ligaolahraga.com -

Berita Liga 1 Indonesia : Pelatih Persib Banudng, Robert Rene Alberts senang melihat gestur dari anak asuhnya di lapangan. Mereka dinilai jadi contoh yang bagus ketika menyikapi insiden di dalam pertandingan.

Sikap dari pemain yang disukai Robert adalah saat anak asuhnya beruji coba dengan Porda Kota Bandung U-20. Di laga tersebut, dua pemain yaitu Ferdinand Sinaga dan Ezra Walian dikartu merah oleh wasit.

Tapi meski hanya latih tanding dan sebenarnya bisa ada pemain pengganti yang masuk, opsi itu tidak diambil. Di laga itu Maung Bandung bermain dengan sembilan pemain selama beberapa menit dan dianggap sebagai simulasi jika ada kejadian serupa di liga.

"Di laga sebelumnya ketika Beckham gagal mengeksekusi penalti, wasit memberikan dua kartu merah untuk pemain kami yang mana itu tidak seharusnya terjadi. Karena beberapa alasan dia memberikan kartu merah di laga itu tapi kami tidak mengganti mereka dengan pemain lain, kami tetap bermain dengan sembilan pemain," ujar dia ketika diwawancara.

"Saya katakan pada pemain, ini bagus untuk menjadi ujian kami karena mungkin saja terjadi di liga, bermain dengan sepuluh atau sembilan pemain. Jadi kami menganggap itu sebagai ujian, harus bermain sangat taktikal dan tangguh dengan kondisi seperti itu," lanjutnya.

Sikap bagus kedua yang disukai Robert adalah gestur dari para pemain menyikati aksi brutal pemain Tira Persikabo dalam uji coba dua hari lalu. Gilang Ginarsa melepaskan terjangan keras ke arah wajah Frets Butuan hingga tumbang.

Ulah bek Tira Persikabo itu tentu menyulut emosi pemain Persib lain. Tapi alih-alih melakukukan konfrontasi, mereka memilih menjauhkan pemain lawan agar tim medis leluasa menangani Frets yang terjatuh.

"Jika dilihat dari laga terakhir menghadapi Tira, saat Frets mendapat terjangan yang sangat buruk, sangat bagus reaksi yang ditunjukkan oleh pemain kami. Pemain kami tidak bereaksi dengan melakukan kekerasan," ujarnya.

"Pemain kami langsung melindungi rekan yang terjatuh, mereka menjauhkan pemain Tira. Lalu tim medis kami masuk ke lapangan karena bisa saja itu menjadi cedera yang serius," lanjut pria 66 tahun ini.

Gestur yang positif ini disebut Robert mirip dengan apa yang diperlihatkan pemain tim nasional Denmark di Euro 2020. Mereka berbaris membentuk 'tembok' agar mencegah kamera menyorot begitu dalam saat insiden collaps yang menimpa Christian Eriksen. Selain untuk membuat barikade agar tim medis bisa leluasa bekerja.

"Dan jika melihat apa yang terjadi di Euro terharap Eriksen, mereka langsung melindungi temannya, memberi ruang bagi tim medis untuk melakukan tindakan, menjauhkan pemain lain, menjaga privasi rekan setimnya agar tim medis bisa melakukan tugasnya," ujarnya.

Pelatih Persib asal Belanda itu mengaku senang terhadap sikap dari anak asuhnya yang tidak mudah terprovokasi di lapangan. Karena di laga uji coba lain yang mempertemukan Persita dengan Persipura, kericuhan terjadi hingga laga dihentikan.

"Jadi ini yang kami lakukan, tidak seperti yang terjadi di laga Persita melawan Persipura karena di babak kedua laga dihentikan karena terjadi kekerasan. Persib Bandung adalah contoh yang bagus terutama di pramusim. Bukan tentang hasil tapi membangun rasa respek pemain kepada tim lain dan melindungi pemain sendiri," tukasnya.

Artikel Tag: robert rene alberts, Persib

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/robert-apresiasi-gestur-para-pemain-persib-dalam-hadapi-insiden
407  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini