Pochettino Desak Chelsea Kehilangan Gelar

Pochettino Desak Chelsea Kehilangan Gelar - sumber: (givemesport)
Berita Liga Inggris –Mauricio Pochettino, kini pelatih timnas sepak bola pria Amerika Serikat, mengungkapkan pandangannya mengenai masa lalu klub-klub yang pernah ia tangani. Pochettino membuat pernyataan kontroversial bahwa Chelsea seharusnya dicabut gelar juara mereka.
Pelatih asal Argentina ini ditunjuk sebagai pelatih kepala USMNT pada tahun 2024, setelah sebelumnya memimpin Chelsea selama satu musim. Masa baktinya di Liga Inggris bersama Chelsea tidak berjalan mulus, dengan klub tersebut hanya finis di peringkat keenam tanpa meraih trofi. Pochettino meninggalkan Stamford Bridge atas kesepakatan bersama kurang dari setahun setelah bergabung.
Masa keemasan Pochettino di sepak bola Inggris sebenarnya terjadi saat ia menangani Tottenham Hotspur dari 2014 hingga 2019. Ia membawa Spurs ke final Liga Champions pada 2019 dan menjadi runner-up Liga Inggris pada 2017. Kini, Pochettino menyatakan bahwa gelar juara 2016/17 seharusnya diberikan kepada Tottenham, bukan Chelsea.
Menurut Guardian, Chelsea seharusnya dicabut gelar juara Liga Inggris mereka musim 2016/17 akibat pelanggaran aturan keuangan. Klub ini didenda £10 juta oleh Asosiasi Sepak Bola pada Juli dan diberi larangan transfer dua window yang ditangguhkan. Mereka juga didenda £10,75 juta oleh Liga Premier pada Maret atas pelanggaran-pelanggaran selama era Roman Abramovich.
Pochettino berpendapat bahwa Spurs, yang kala itu finis kedua dengan selisih tujuh poin dari Chelsea, layak dinobatkan sebagai juara. Ia menyatakan, "Kami seharusnya memenangkan satu Liga Premier. Jika pelanggaran Chelsea itu benar, maka kami pantas menjadi juara tahun itu. Mereka dihukum, mereka mengakuinya, jadi gelar harus diberikan kepada tim yang berada di posisi kedua."
Chelsea ditemukan menggunakan agen tidak berlisensi dan menyembunyikan transaksi transfer antara 2009 dan 2022. Pemain seperti Eden Hazard, Willian, David Luiz, dan Nemanja Matic bergabung ke Stamford Bridge dalam transaksi yang melanggar aturan.
Ketika ditanya tentang kontribusi para pemain tersebut dalam kemenangan liga di bawah Antonio Conte, Pochettino tidak ragu menyebut, "Saya tidak takut mengatakan yang sebenarnya. Jika kami di Tottenham melanggar aturan, saya juga akan mengakui bahwa kami tidak layak mendapatkan gelar."
Pochettino menekankan pentingnya kesetaraan aturan dalam kompetisi, "Jika Anda melanggar aturan, Anda harus memberikan gelar kepada tim lain. Jika tidak ada hukuman yang sesuai, hal itu hanya akan mendorong pelanggaran aturan lebih lanjut." Chelsea memenangkan berbagai trofi antara 2009 dan 2022, termasuk tiga gelar liga dan dua Liga Champions, meskipun terlibat dalam pelanggaran aturan transfer.
Artikel Tag: mauricio pochettino
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/pochettino-desak-chelsea-kehilangan-gelar
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini