Persija Isi Kekosongan Jadwal dengan Menghadapi Tim Junior

Penulis: Dayat Huri
Minggu 08 Mar 2020, 03:00 WIB
Persija Isi Kekosongan Jadwal dengan Menghadapi Tim Junior

Sandi Darma Sute (kanan) saat tampil menghadapi Persija Jakarta U-20/foto dok Persija

Berita Liga 1 Indonesia: Persija Jakarta memanfaatkan kekosongan jadwal pada pekan ke-2 Liga 1 Indonesia 2020 dengan melakoni pertandingan internal kontra tim junior, Persija Jakarta U-20. Pada pertandingan Sabtu (7/3) sore itu, tim asuhan Sergio Farias hanya mampu mencatatkan kemenangan tipis 1-0.

Pelatih Sergio Farias memainkan penggawa yang tidak bermain penuh saat melawan Borneo FC pekan lalu. Hal itu dilakukan untuk menjaga kondisi fisik para pemain.

Dikomandoi Ramdani Lestaluhu di lini tengah, Macan Kemayoran mendominasi babak pertama. Namun sejumlah peluang yang diciptakan Taufik Hidayat dan Heri Susanto belum menemui hasil. Sementara beberapa kali sang junior mengancam gawang Shahar Ginanjar. Skor kacamata alias 0-0 menutup 45 menit pertama.

Gol cepat tercipta pada babak kedua. Taufik Hidayat berhasil memecah kebuntuan saat pertandingan belum berjalan empat menit.

Setelah itu Farias melakukan beberapa eksperimen dengan memainkan Alfath Faathier, Tony Sucipto dan Rafli Mursalim di berbagai posisi. Taktik ini membuat Persija semakin menguasai laga namun tidak kunjung ada gol tambahan hingga pluit panjang dibunyikan.

Sergio Farias menyatakan puas dengan perkembangan seluruh pemainnya. Menurutnya, Persija memiliki kedalaman skuat yang sangat baik. Ia juga memuji kualitas Macan Muda yang mampu membuat timnya kewalahan.

"Hari ini sangat baik kita dapat mengalirkan bola secara bagus. Ini positif untuk kita. Persija U-20 juga bermain sangat baik dan mampu menyulitkan kita," ujarnya seperti dilansir laman resmi Persija Jakarta.

Selanjutnya Persija Jakarta akan fokus menghadapi Bhayangkara FC pada pekan ke-3 yang digelar tanggal 14 Maret nanti.

Di sisi lain, pelatih Persija Jakarta U-20, Washiyatul Akmal menilai penampilan timnya lebih baik bila dibandingkan saat dikalahkan dua kali oleh Jakarta United. Akmal menambahkan anak asuhnya dapat pelajaran berharga dari laga tersebut.

Salah satu pelajaran penting yang bisa diambil pemain adalah soal mental tanding. Apalagi yang mereka hadapi adalah tim senior yang kualitasnya jauh lebih baik.

"Secara pengalaman, usia dan hal lainnya, kami kalah kelas sebagai tim junior. Akan tetapi mereka tidak grogi. Ditambah perkembangan anak-anak sudah sangat baik dibandingkan saat beruji coba dengan Jakarta United," ujar Akmal.

Artikel Tag: Liga 1, persija jakarta, Persebaya Surabaya, sergio farias

942  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini