Marco Silva Bela Rotasi Fulham Usai Tersingkir dari Piala FA

Senin 09 Mar 2026, 11:00 WIB - 131 views
Marco Silva nilai rotasi bukan penyebab Fulham kalah

Marco Silva nilai rotasi bukan penyebab Fulham kalah. (Foto: Hewitt/Getty Images)

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Inggris: Marco Silva menegaskan rotasi besar yang ia lakukan bukan penyebab kekalahan Fulham dari Southampton di Piala FA. Ia menilai timnya tetap memiliki kualitas yang cukup untuk mengalahkan lawan dari Championship tersebut.

Fulham harus tersingkir dari Piala FA setelah kalah 0-1 dari Southampton pada pertandingan putaran kelima di Craven Cottage pada Ahad (8/3/2026) malam WIB. Gol penalti Ross Stewart pada menit ke-91 memastikan kemenangan tim tamu.

Dalam pertandingan tersebut Marco Silva melakukan sembilan perubahan dalam susunan pemainnya. Meski demikian, beberapa pemain yang diturunkan tetap merupakan pemain yang cukup sering tampil di Premier League musim ini.

Samuel Chukwueze, Oscar Bobb, Rodrigo Muniz, dan Ryan Sessegnon tampil sejak menit awal bersama gelandang berpengalaman Tom Cairney. Sementara itu penyerang andalan Harry Wilson tidak bisa bermain karena mengalami cedera.

Fulham sebenarnya mendominasi jalannya pertandingan sepanjang laga. Mereka mencatatkan 24 tembakan tetapi gagal memaksimalkan peluang yang tercipta. Silva mengakui hasil tersebut sangat mengecewakan bagi timnya dan para suporter. “Ini sore yang buruk bagi kami dan bagi para suporter,” kata Silva.

Ia menegaskan kekalahan tersebut tidak bisa semata-mata dijelaskan oleh keputusan rotasi pemain. “Kami harus melihat lebih dalam karena saya sama sekali tidak senang dengan apa yang terjadi sore ini,” ujarnya.

Silva juga menilai para pemain yang diturunkannya tetap memiliki kualitas untuk menghadapi pertandingan tersebut. “Jika orang mengatakan ini karena perubahan pemain maka tidak masalah, tetapi Sessegnon dan Castagne sudah bermain melawan tim-tim top Premier League musim ini,” katanya.

Ia juga menyebut Oscar Bobb dan Samuel Chukwueze sebagai pemain dengan kualitas yang cukup tinggi. Menurutnya para pemain tersebut seharusnya mampu memberikan performa yang lebih baik. “Saya memahami jika saya akan disalahkan karena melakukan perubahan,” kata Silva.

Marco Silva mengakui sembilan perubahan memang cukup banyak, tetapi sebagian besar pemain tersebut sudah cukup sering bermain sepanjang musim ini. Menurutnya banyak dari mereka telah memainkan 10 hingga 15 pertandingan musim ini.

Silva kemudian menjelaskan masalah utama Fulham dalam pertandingan tersebut adalah penyelesaian akhir yang buruk. Timnya mampu menciptakan peluang tetapi gagal memaksimalkannya menjadi gol. “Ketika Anda memiliki 24 tembakan dan mereka tidak memiliki banyak peluang jelas, maka Anda harusnya bisa mencetak gol,” ujarnya.

Ia menilai para pemain Fulham harus lebih cepat dan lebih tepat dalam mengambil posisi di dalam kotak penalti. Menurutnya timnya mampu menciptakan peluang dari sisi lapangan tetapi gagal menyelesaikannya.

Silva juga mengakui Southampton cukup berbahaya saat melakukan serangan balik. Ia menilai hal tersebut berkaitan dengan mentalitas dan ketajaman timnya di depan gawang. “Produk akhir dari tim kami tidak berada pada level yang seharusnya,” katanya.

The Cottagers saat ini berada di posisi ke-10 klasemen Premier League dengan sembilan pertandingan tersisa. Sementara Southampton berada empat poin di luar zona play-off Championship.

Suporter Fulham sempat mencemooh tim mereka setelah pertandingan berakhir. Meski demikian Silva menegaskan timnya harus segera bangkit dan menutup musim dengan hasil yang lebih baik. “Itu adalah kewajiban kami,” kata Silva. Ia menambahkan timnya harus belajar dari kekalahan tersebut dan memperbaiki performa di sisa musim.

Artikel Tag: southampton, piala fa, fulham, marco silva

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/marco-silva-bela-rotasi-fulham-usai-tersingkir-dari-piala-fa
131
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini