Manajer Persib Minta Jaminan Keamanan Untuk Bobotoh

Penulis: Dhimas
Selasa 13 Okt 2015, 17:36 WIB
Manajer Persib Minta Jaminan Keamanan Untuk Bobotoh

Manajer Persib, Umuh Muchtar

Ligaolahraga.com -

Ligaolahraga.com – Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, akhirnya tak mempermasalahkan apabila laga Final Piala Presiden 2015 tetap digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, pada 18 Oktober 2015 nanti. Maung Bandung akan melawan Sriwijaya FC dalam laga puncak tersebut.

Sebelumnya pihak Persib keberatan apabila laga Final di Jakarta. Mereka mengkhawatirkan faktor keamanan terhadap sekuadnya, dan suporternya, Bobotoh-Viking.

 

"Apa boleh buat, kami ikut saja. Masak menolak, ini kan Piala Presiden 2015," ujar Umuh Muchtar seperti dilansir Juara.net.

 

Umuh juga meminta jaminan keamanan kepada pihak Kepolisian Republik Indonesia terhadap keselamatan timnya dan suporter Persib. Bobtoh-Viking pun menyatakan telah siap mendukung Maung bandung berlaga di GBK.

 

"Saya butuh jaminan untuk Bobotoh. Dulu ada yang mati tetapi enggak tertangkap pelakunya, padahal selalu ada jaminan. Panpel jangan melihat uangnya besar tetapi pertimbangkan juga nyawa manusia," sambungnya.

 

Sejarah buruk antara suporter Persib, Bobotoh-Viking, dengan suporter Perija Jakarta, Jakmania, menjadi alasan utama. Meski Persija tidak ikut bertanding, namun kedatangan Bobotoh-Viking ke Ibu Kota, dapat menyebabkan kerusuhan dengan Jakmania.

 

Namun lampu hijau menggelar Final di GBK sudah disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Luhut Binsar Pandjaitan. Menko Polhukam memastikan bahwa final berjalan aman.

 

Mahaka Sports selaku penyelenggara turnamen ini langsung menyambut baik persetujuan tersebut. Namun Mahaka Sports baru akan memastikan pada hari ini (13/10) setelah melakukan pertemuan dengan pihak Polda Metro Jaya. 

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/manajer-persib-minta-jaminan-keamanan-untuk-bobotoh
715  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini