Gaji Tinggi Bakal Halangi Ambisi Roma dan Fiorentina Rekrut Maurizio Sarri

Penulis: Ananda Barezilla
Sabtu 10 Okt 2020, 08:30 WIB
Ketertarikan AS Roma dan Fiorentina terhadap Maurizio Sarri tampaknya bakal sulit tercapai akibat mahalnya gaji sang pelatih.

Maurizio Sarri (Foto: Getty)

Berita Liga Italia: AS Roma dan Fiorentina dikabarkan tertarik untuk merekrut Maurizio Sarri sebagai pelatih. Namun gaji tinggi sang pelatih diklaim bakal jadi penghalang.

Salah satu teman dekat Maurizio Sarri, Aurelio Virgili, sempat menyatakan bahwa mantan allenatore Napoli itu saat ini tengah bernegosiasi dengan pihak Juventus untuk memutus kontraknya.

Keputusan Sarri tersebut dimaksudkan agar dia bisa lebih leluasa untuk menentukan masa depannya dan bisa segera mendapat pekerjaan untuk melatih klub lagi.

Ia dipecat oleh pihak Juventus setelah kegagalannya di Liga Champions dan digantikan oleh Andrea Pirlo. Kontraknya di Juve saat ini masih menyisakan dua tahun lagi.

Beberapa rumor menyebutkan bahwa pelatih berusia 61 tahun itu saat ini tengah diincar oleh dua klub Italia, yakni AS Roma dan Fiorentina. Akan tetapi, menurut kabar dari La Gazzetta dello Sport, setidaknya ada dua ganjalan yang akan dihadapi oleh baik pihak Roma maupun La Viola jika mereka menginginkan jasa Sarri.

Masalah pertama adalah soal gaji yang tinggi. Gaji yang diterima sang pelatih saat ini bersama klub Turin ialah senilai 5,5 juta euro per tahun. Dua klub peminat diklaim bakal kesulitan untuk memenuhi gaji tersebut.

Klub serigala ibukota dibawah pimpinan anyar Dan Friedkin memang dikabarkan berencana untuk merekrut pelatih anyar seiring ketidakpuasan manajemen Gialorossi terhadap kinerja pelatih Paulo Fonseca.

Namun memecat Fonseca juga bukan perkara gampang dan bakal melibatkan serta membutuhkan biaya lebih, seiring saat ini Roma baru saja mengonfirmasi klub mengalami kerugian sebesar 204 juta euro.

Hal serupa juga bisa terjadi dengan Fiorentina, dimana pada saat klub yang bermarkas di Artemio Franchi tersebut baru saja memecat Vincenzo Montella pada akhir tahun lalu akibat rentetan hasil buruk dan berencana untuk merekrut Luciano Spaletti.

Namun negosiasi gagal terlaksana lantaran terkendala oleh permintaan gaji yang tinggi, sehingga pilihan akhirnya jatuh kepada Beppe Iachini untuk melatih Franck Ribery dkk.

Permasalahan kedua adalah perihal keengganan Sarri untuk melatih klub di tengah-tengah musim berlangsung, dimana sang pelatih sempat menyatakan bahwa dirinya tak ingin menerima pekerjaan disaat musim sedang berjalan karena bakal sulit melakukan persiapan.

Artikel Tag: Maurizio Sarri, AS Roma, Fiorentina, Juventus

3724  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini