banner babe

De Light: Saya Merasa Tak Terkalahkan di Ajax, Tapi Di Juventus Berbeda

Penulis: A Mahfuda
Selasa 15 Okt 2019, 23:40 WIB
De Light: Saya Merasa Tak Terkalahkan di Ajax, Tapi Di Juventus Berbeda

Matthijs De Light (Sumber: Getty)

Berita Liga Italia: Matthijs de Light mengakui bahwa perasaan tak terkalahkan yang sempat dinikmatinya di Ajax telah menghilang sejak pindah ke Juventus musim panas ini.

Bek tengah berusia 20 tahun itu menjadi target bagi klub-klub besar menyusul penampilan memukaunya di Ajax, yang sukses mencapai semifinal Liga Champions.

De Light menjadi sasaran perang penawaran antara Barcelona, Paris Saint-Germain dan Juventus, dengan klub terakhir berhasil memenangkannya setelah membayar 74 juta pounds (Rp1,32 triliun).

Namun demikian, sejak pindah ke Italia bek muda tersebut tampak kesulitan untuk menunjukkan performa yang sama yang ia tunjukkan selama masih di kota kelahirannya.

“Di Ajax, saya merasa tak terkalahkan, hari ini berbeda,” katanya kepada Fox Sports. “Tapi saya pikir itu normal karena semuanya baru bagi saya. Saya membuat kemajuan dan saya tak khawatir.”

“Saya tidak tahu mengapa saya tidak bermain sebaik yang saya inginkan. Yang bisa saya lakukan adalah terus bekerja, melakukan yang terbaik dan mencoba belajar dari rekan satu tim saya.”

“Saya bermain dan itu hal utama karena pada akhirnya saya yakin semuanya akan berjalan dengan baik dan musim ini akan menjadi positif.”

Ada rumor awal bulan ini bahwa bos Juventus, Maurizio Sarri memberinya diet bebas karbohidrat sebagai upaya untuk mengendalikan berat badannya.

Namun, bintang asal Belanda itu membantah rumor tersebut dengan berkata, “Ini bukan masalah fisik.”

De Light sendiri telah bermain tujuh kali untuk Si Nyonya Tua sejak kepindahannya ke Turin selama musim panas.

Artikel Tag: Matthijs de light, Ajax, Juventus

6827  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini