5 Pemain BRI Super League yang Mulai Tergusur di Timnas Era John Herdman

John Herdman
Berita Timnas: Era kepelatihan baru di Timnas Indonesia membawa perubahan signifikan. Sejumlah pemain dari kompetisi domestik, BRI Super League, mulai kesulitan menembus skuad utama di bawah arahan John Herdman.
Debut John Herdman bersama Timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 menghadirkan warna baru dalam komposisi skuad. Namun, di balik perubahan tersebut, sejumlah pemain dari BRI Super League justru mulai kehilangan tempat.
Persaingan yang semakin ketat, terutama dengan masuknya pemain diaspora dan eksperimen taktik baru, membuat beberapa nama yang sebelumnya langganan timnas kini harus tersingkir.
Yance Sayuri
Yance Sayuri menjadi salah satu pemain yang terdampak. Winger kiri andalan Malut United itu sebenarnya tampil konsisten di level klub dengan 25 penampilan musim ini.
Ia sempat masuk daftar awal skuad Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026, namun gagal lolos ke skuad akhir. Padahal, Yance sudah mencatatkan empat caps bersama timnas dan pernah tampil di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Marc Klok
Nama Marc Klok juga tak luput dari persaingan. Gelandang Persib Bandung ini sempat masuk daftar awal 41 pemain, namun tersingkir sebelum laga resmi.
Menariknya, posisinya digantikan oleh Jordi Amat yang dicoba bermain sebagai gelandang bertahan oleh John Herdman. Klok sendiri telah mengoleksi 21 caps bersama Timnas Indonesia.
Ricky Kambuaya
Kemudian ada Ricky Kambuaya, yang sebelumnya menjadi pilar penting di era pelatih sebelumnya. Bersama Dewa United, ia tampil cukup konsisten.
Meski sudah mencatatkan 43 caps dan lima gol untuk timnas, Kambuaya tetap gagal menembus skuad akhir FIFA Series 2026.
Egy Maulana Vikri
Egy Maulana Vikri juga mulai kehilangan tempat. Winger yang tampil impresif bersama Dewa United ini kini kalah bersaing dengan pemain lain seperti Miliano Jonathans hingga Ole Romeny.
Padahal Egy sudah mencatatkan 29 caps bersama Timnas Indonesia dan pernah menjadi salah satu pemain kunci di lini serang.
Witan Sulaeman
Terakhir, ada Witan Sulaeman yang juga mengalami nasib serupa. Pemain Persija Jakarta ini dulunya menjadi andalan di era Shin Tae-yong.
Namun kini Witan kesulitan menembus skuad utama di tengah ketatnya persaingan di sektor sayap. Ia sudah mengoleksi 46 caps, tetapi terakhir tampil pada November 2024 saat melawan Jepang.
Perubahan ini menunjukkan bahwa era Herdman menghadirkan standar baru dalam pemilihan pemain. Performa di klub saja tidak cukup, karena adaptasi taktik dan kebutuhan tim menjadi faktor utama dalam menentukan siapa yang layak mengenakan seragam Merah Putih.
Artikel Tag: liga indonesia, timnas indonesia, super league, john herdman
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/5-pemain-bri-super-league-yang-mulai-tergusur-di-timnas-era-john-herdman

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini