Preview NCAA: Arizona Bidik Gelar Big 12 Saat Menjamu Iowa State

Jaden Bradley memimpin pemain senior Arizona di NCAA musim ini dengan rata-rata 13,8 poin per pertandingan. (Foto: AP)
Peringkat kedua nasional di NCAA Arizona berpeluang memastikan gelar juara musim reguler Big 12 secara mutlak saat menjamu peringkat keempat Iowa State, Senin (3/3) waktu setempat di Tucson, Arizona.
Arizona (27-2, 14-2 Big 12) hanya membutuhkan satu kemenangan untuk mengunci gelar tanpa berbagi sekaligus memastikan unggulan pertama pada turnamen konferensi.
Wildcats akan menghadapi Cyclones (24-5, 11-5) untuk pertama kalinya musim ini dalam laga yang diprediksi berlangsung ketat.
Meski memimpin klasemen, Arizona belum sepenuhnya aman.
Texas Tech (12-4) masih berpeluang menyamai posisi puncak jika mampu memenangi dua laga tersisa dan Arizona kalah dalam dua pertandingan terakhirnya.
Iowa State datang ke laga ini usai kalah 82-73 dari Texas Tech pada Sabtu lalu.
Kekalahan tersebut menjadi yang pertama di kandang musim ini setelah Cyclones sebelumnya mencatatkan rekor sempurna 15-0 di NCAA.
“Tentu kami ingin tak terkalahkan di kandang, jadi itu sedikit menyakitkan,” ujar guard Iowa State, Tamin Lipsey. “Tapi kami masih punya Arizona dan satu laga kandang lagi untuk menutup musim reguler, jadi tidak ada gunanya meratapi.”
Salah satu perhatian utama bagi Iowa State adalah sektor rebound.
Dalam kekalahan dari Texas Tech, mereka kalah 35-29 dalam perebutan bola pantul, meski lawan tampil tanpa center JT Toppin yang absen akibat cedera ACL.
Pelatih Iowa State, T.J. Otzelberger, menegaskan pentingnya memperbaiki aspek tersebut.
“Ketika kami menang, biasanya kami unggul rebound. Saat kalah, kami tidak. Kami harus menuntut usaha lebih dalam hal itu,” ujarnya.
Sebaliknya, Arizona baru saja menunjukkan dominasi di area tersebut saat mengalahkan Kansas 84-61 dengan keunggulan rebound mencolok 48-26.
Wildcats memimpin Big 12 dalam margin rebound rata-rata dengan plus-11,9 per pertandingan.
Secara gaya bermain, kedua tim memiliki pendekatan berbeda. Arizona mengandalkan produktivitas tinggi dengan rata-rata 87,1 poin per laga, tertinggi di konferensi.
Sementara itu, Iowa State bertumpu pada pertahanan solid dengan hanya kebobolan 65,5 poin per pertandingan dan memimpin Big 12 dalam memaksa turnover dengan rata-rata 15 per gim.
Pelatih Arizona, Tommy Lloyd, menyebut Iowa State sebagai lawan unik yang menuntut persiapan matang di kedua sisi lapangan.
Laga ini juga menjadi momen Senior Night bagi Wildcats, yang akan memberi penghormatan kepada Jaden Bradley, Anthony Dell’Orso, Tobe Awaka, dan Evan Nelson.
Bradley mencatat rata-rata 13,8 poin dan 4,6 assist per laga, dan diprediksi akan sering berhadapan dengan Lipsey yang membukukan 13 poin, 5,1 assist, serta 2,1 steal per pertandingan.
Di bawah ring, Awaka (9,4 rebound per gim) dan Motiejus Krivas (8,4) menjadi tulang punggung dominasi Arizona.
Dari kubu Iowa State, Joshua Jefferson memimpin tim di NCAA dalam rebound dengan rata-rata 7,4 per laga.
Duel menarik juga tersaji di perimeter antara Milan Momcilovic dan Ivan Kharchenkov.
Momcilovic menjadi ancaman utama dari luar garis tiga angka dengan akurasi 50,9 persen dari 214 percobaan dan telah mencetak 109 tembakan tiga angka di NCAA musim ini.
Dengan dukungan penuh publik Tucson, Arizona bertekad menuntaskan misi merebut gelar musim reguler sebelum memasuki fase krusial turnamen.
Artikel Tag: ncaa, arizona wildcats, iowa state cyclones
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/basket/preview-ncaa-arizona-bidik-gelar-big-12-saat-menjamu-iowa-state
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini