Mark Cuban Menyesal Pernah Melepas Steve Nash di Masa Lalu

Penulis: Viggo Tristan
Minggu 01 Nov 2020, 15:55 WIB
Mark Cuban sesali keputusannya yang pernah melepas Steve Nash.

Mark Cuban menyesal pernah melepas Steve Nash di masa lalu.

Berita Basket NBA : Pemilik Dallas Mavericks yaitu Mark Cuban menyesali keputusannya pernah melepas Steve Nash pada tahun 2004 silam. Kala itu, Cuban membiarkan Nash pergi dari Mavericks untuk bergabung bersama Phoenix Suns.

Sebagai mantan pemain NBA, Steve Nash memang pernah membela sejumlah tim besar termasuk Dallas Mavericks. Nash membela Mavericks tepatnya pada tahun 1998 hingga tahun 2004 silam. Akhir perjalanan Nash bersama Mavericks tentunya pahit karena Cuban selaku pemilik tim kala itu tidak berani memberikan perpanjangan kontrak dengan nilai yang besar. Nash kemudian menerima tawaran menggiurkan dari Suns yang berjumlah tujuh kali lipat.

Melihat kenangan masa lalunya itu, Cuban masih merasa menyesal pernah melepas Nash ke tim lain. Padahal, Nash mampu menunjukkan kapasitas sebagai pemain berkualitas dan meraih banyak prestasi bersama Suns.

“Membiarkan Nash pergi adalah kesalahan terbesar dalam karier saya. Tidak ada yang mengimbangi kesalahan itu, itu adalah kesalahan terbesar. Dia mengalami cedera setahun sebelumnya dan menit bermainnya pun berkurang. Dokter tim kami bilang bahwa ini akan menjadi masalah ke depannya. Pun begitu dengan Don Nelson (Kepala Pelatih Mavericks kala itu) juga bicara demikian. Jadi saya memutuskan memberi penawaran tersebut dan Suns mengalahkannya dengan mudah,” ucap Mark Cuban.

“Saya tidak bisa lupa Nash menghubungi saya dan bilang bahwa Suns menawarinya kontrak lebih besar dari Mike Bibby dan Bibby baru saja mendapatkan kontrak yang besar. Saya menyesali hari itu hingga sekarang. Saya masih menandai hari itu di kalender dengan tulisan, “Nash: Mike Bibby Money.” Kejadian itu membuat Nash membenci saya selama beberapa tahun tapi sekarang kami sudah baik-baik saja,” imbuhnya.

Artikel Tag: Mark Cuban, Steve Nash, dallas mavericks

694  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini