FIBA Ubah Jadwal Sejumlah Turmanen, Akibat Olimpiade Mundur

Penulis: Senja Hanan
Jumat 10 Apr 2020, 20:41 WIB
FIBA Ubah Jadwal Sejumlah Turmanen, Akibat Olimpiade Mundur

Logo FIBA. (Foto: insidethegames)

Berita Basket:Federasi bola basket dunia (FIBA) akhirnya mengambil keputusan untuk mengundurkan jadwal sejumlah turnamen di bawah payung organisasi mereka. Keputusan ini akibat dari mundurnya Olimpiade Tokyo ke tahun depan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Komite Olimpiade Internasional (IOC) memutuskan untuk menunda Olimpiade Tokyo dampak dari penyebaran Virus Corona di berbagai negara. Akhirnya, FIBA juga memutuskan untuk mengubah sejumlah jadwal.

"Saya senang dalam periode yang sulit ini, FIBA dengan cepat melakukan koordinasi dan membuat kalender kompetisi yang baru," ungkap Sekretaris Jenderal FIBA, Andreas Zagklis, sebagaimana diberitakan webindia123.com.

"Hanya dua minggu setelah pengumuman tanggal Olimpiade yang baru, kami sudah bisa menyusun kalender kompetisi perubahan. Saya pribadi berharap pandemi segera berakhir dan bola basket bisa dipertandingkan kembali," sambungnya.

Beberapa jadwal tersebut di antaranya turnamen kualifikasi Olimpiade yang sedianya digelar 23-28 Juni nanti, diputuskan untuk diundur ke 22 Juni s.d. 4 Juli 2021. Namu, jadwal itu sembari menunggu persetujuan dari IOC.

Kemudian turnamen tingkat regional yakni EuroBasket (kejuaraan Eropa) dan AmeriCup (kejuaraan Amerika Selatan) yang sedianya dilangsungkan tahun ini, digeser ke 1-18 September 2022.

Penjadwalan ulang juga diterapkan untuk dua pertandingan kualifikasi Piala Dunia FIBA 2023 yang sedianya dilansungkan September 2022 dimajukan ke Agustus 2022, sebagai persiapan jelang EuroBasket dan AmeriCup.

Sementara itu, FIBA juga mengatakan bahwa Komite Eksekutif akan terus memantau situasi Covid-19 setiap hari dan mengevaluasi pilihan untuk pencabutan suspensi kompetisi FIBA ketika situasi memungkinkan untuk itu.

Artikel Tag: olimpiade tokyo 2020, FIBA, Virus Crona

643  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini