David Singleton Minta Maaf Atas Selebrasinya Yang Berlebihan

Penulis: Viggo Tristan
Rabu 17 Agu 2022, 15:40 WIB
David Singleton minta maaf usai lakukan selebrasi terlalu berlebihan.

David Singleton minta maaf atas selebrasinya yang berlebihan. (Gambar: IBL Indonesia)

Ligaolahraga.com -

Berita Basket IBL : Pelatih kepala Prawira Bandung yaitu David Singleton meminta maaf kepada Dewa United Surabaya atas selebrasinya yang dianggap berlebihan. Singleton merasa semua itu hanyalah emosi sesaat efek dari memenangi pertandingan super krusial.

Pada game ketiga yang berlangsung di C-Tra Arena, Prawira Bandung memang menang secara dramatis. Abraham Damar Grahita dan kawan-kawan sempat tertinggal cukup jauh pada tiga kuarter awal. Untungnya, mereka masih mampu bangkit pada kuarter pamungkas dan memenangi laga dengan skor tipis 69-65. Kemenangan ini sekaligus membuat Prawira berhasil mengamankan satu tiket menuju babak semifinal.

Seusai pertandingan, David Singleton selaku pelatih Prawira terlihat melakukan selebrasi dengan penuh emosional. Hal ini sempat memicu amarah dari para pemain, ofisial, dan fans dari Dewa United Surabaya. Namun ketika diwawancara seusai pertandingan, Singleton langsung meminta maaf. Ia mengaku hanya terbawa emosi dan tidak ada niat untuk mengejek lawan.

"Saya meminta maaf, mungkin selebrasi kami tidak professional. Saya menaruh respek pada Dewa United mereka tim hebat," ucap Singleton saat diwawancara oleh media setempat.

Singleton juga menegaskan bahwa ia tidak bisa berlama-lama merayakan kemenangan Prawira atas Dewa United. Pada babak semifinal nanti, Prawira akan berhadapan dengan tim kuat yaitu Satria Muda Pertamina. Persiapan yang harus dilakukan jelas lebih banyak jika ingin mengeliminasi tim superior asal Jakarta itu.

Artikel Tag: David Singleton, Prawira Bandung

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/basket/david-singleton-minta-maaf-atas-selebrasinya-yang-berlebihan
593  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini