Bumi Borneo Sudah Berusaha Keras untuk Kalahkan Prawira

Penulis: Senja Hanan
Jumat 21 Jan 2022, 20:52 WIB
Pemain Bumi Borneo ketika berduel dengan pemain RANS PIK. (Images: IBL)

Pemain Bumi Borneo ketika berduel dengan pemain RANS PIK. (Images: IBL)

Ligaolahraga.com -

Berita Basket IBL: Bumi Borneo gagal memetik kemenangan perdana setelah harus mengakui keunggulan RANS PIK Basketball. Asisten pelatih Bumi Borneo, Rimbun Sidahuruk mengakui para pemain sudah berusaha untuk memenangkan laga ini.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Hall Basket Gelora Bung Karno, Jumat (21/1) ,sore WIB, tim asal Pontianak tersebut berjuang keras untuk mengejar ketinggalan. Namun, perjuangan tersebut sia-sia karena masih kalah dengan skor 70-65.

“Anak-anak sudah berusaha hingga detik terakhir, tetapi kami tertinggal terlalu jauh diawal pertandingan,” kata asisten pelatih Bumi Borneo, Rimbun Sidahuruk dalam jumpa pers virtual seusai pertandingan.

Dalam kompetisi IBL musim ini, tim pendatang baru tersebut diperkuat banyak pemain muda. Rimbun mengakui timnya diisi banyak pemain muda.

“Pemain kami banyak berasal dari LIMA (Liga Mahasiswa) dan saat di tim kampusnya juga jarang medapatkan kesempatan bermain,” lanjutnya, sebagaimana diberitakan situs resmi IBL.

Selain itu, dalam evaluasi awal, pelatih melihat kelemahan ada pada defense dan rebound. Para pemain tim besutan Tondi Raja Syailendra tersebut tak mampu meladeni rebounds pemain RANS.

“Rebound kini sudah membaik, namun dalam dua game terakhir justru kami lemah dalam offense,” ujarnya.

Rimbun juga menilai kedua pemain asingnya, Rendy Bell dan Austin Mofunanya belum bisa bermain konsisten. Padahal, keduanya merupakan pemcetak angka terbanyak dalam laga itu.

“Jika salah satu bermain bagus, satunya lagi sering kurang bagus. Kami ingin keduanya sama-sama menampilkan permainan terbaik setiap pertandingan,” tuturnya.

Artikel Tag: IBL, Bumi Borneo, NSH

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/basket/bumi-borneo-sudah-berusaha-keras-untuk-kalahkan-prawira
502  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini