Woon Khe Wei Ingin Kualifikasi Olimpiade yang Adil Bagi Para Pemain

Penulis: Yusuf Efendi
Senin 30 Mar 2020, 17:20 WIB
Woon Khe Wei Ingin Kualifikasi Olimpiade yang Adil Bagi Para Pemain

Woon Khe Wei/[Foto:Thestar]

Berita Badminton: Mantan atlet Olimpiade, Woon Khe Wei, mengetahui betul seberapa sulitnya perjalanan seorang atlet untuk menggapai tiket lolos ke Olimpiade, setelah melalui banyak rintangan sebelumnya.

Dan itulah sebabnya mantan pemain ganda nomor satu nasional Malaysia ini berharap agar Federasi Badminton Dunia (BWF) bersikap adil ketika mereka meninjau proses kualifikasi sekarang karena Olimpiade telah ditunda tahun depan setelah mewabahnya pandemi Covid-19.

Semua pemain dengan penuh semangat menunggu langkah BWF berikutnya karena badan dunia itu berencana untuk membatalkan sistem kualifikasi yang ada yang seharusnya berjalan selama 52 pekan hingga 30 April.

Sebanyak 21 turnamen yang digelar antara Maret dan April adalah bagian dari kualifikasi Olimpiade harus ditangguhkan oleh BWF. Semua turnamen tersebut menawarkan poin peringkat substansial yang bisa membuat perbedaan menuju akhir perlombaan kualifikasi yang mendebarkan.

Khe Wei, yang kini berusia 31 tahun, berpendapat bahwa BWF harus membiarkan para pemain meneruskan apa yang mereka tinggalkan ketika turnamen internasional dilanjutkan nanti.

"Olimpiade berlangsung setiap empat tahun sekali, jadi semua orang berjuang sangat keras untuk menjadi bagian dari kejuaraan olahraga terbesar di dunia," kata Khe Wei, yang harapannya untuk berkompetisi di Olimpiade keduanya tertahan oleh cedera lutut yang memaksanya masuk pensiun dini.

“Saya mengerti frustrasi para pemain. Bahkan saya memenuhi syarat sebelum itu," ungkapnya.

Khe Wei dan Vivian Hoo agak terlambat untuk merebut tiket saat-saat terakhir di Kejuaraan Asia untuk lolos ke Olimpiade Rio 2016 lalu dan mereka melakukannya dengan baik dengan mencapai babak perempat final.

“Semua kualifikasi yang ditunda dalam dua bulan terakhir harus diganti akhir tahun ini. BWF harus menemukan slot yang tersedia untuk menjadwal ulang mereka,” katanya.

“Jika tidak, masih ada turnamen lain yang dijadwalkan pada paruh kedua tahun ini. Misalnya, Thailand Open pada Juni dapat menjadi pengganti German Open, mereka memiliki tingkat yang sama. Kemudian, Denmark Open yang berperingkat lebih tinggi pada Oktober dapat mengisi untuk Malaysia Open,” jelasnya.

Artikel Tag: Woon Khe Wei, Vivian Hoo, olimpiade tokyo 2020

754  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini