Tak Ada Kompetisi BWF, BAM Siap Gelar Lebih Banyak Turnamen Internal

Penulis: Yusuf Efendi
Senin 26 Okt 2020, 22:00 WIB
BAM Akan Adakan Lebih Banyak Turnamen Internal

Wong Choong Hann-Flandy Limpele/[Foto:Thestar]

Berita Badminton: Federasi Badminton Malaysia (BAM) bersiap untuk menyelenggarakan lebih banyak turnamen internal hingga kuartal pertama tahun depan jika situasi Covid-19 memburuk di negara itu. Pada hari Sabtu, Malaysia mencatat jumlah tertinggi (1.228) kasus positif baru sejak Maret, yang dapat mengarah pada perpanjangan Perintah Kontrol Gerakan Bersyarat (CMCO) di Lembah Klang.

CMCO, sejenis PSBB, saat ini berakhir besok. Jika CMCO diperpanjang, Asosiasi Olahraga Nasional (NSA) harus memikirkan cara agar atlet mereka tetap kompetitif dan termotivasi.

Sekretaris Jenderal BAM, Datuk Kenny Goh mengakui bahwa tantangan tertentu tidak dapat dihindari, tetapi pertunjukan harus terus berlanjut.

"Saya tidak bisa berbicara atas nama olahraga lain, tetapi bagi kami di sini, di BAM, semuanya masih terkendali," kata Kenny.

"Kami memiliki standar prosedur operasional (SOP) yang ketat dan mungkin akan terus menyelenggarakan turnamen internal hingga kuartal pertama tahun depan," ungkapnya.

"Jika CMCO diperpanjang, maka salah satu tantangan yang akan kami hadapi adalah mendapatkan pemain dari negara bagian lain serta profesional."

"Kami harus memantau perkembangan terakhir tetapi yang bisa saya katakan untuk saat ini adalah kami berencana untuk melanjutkan Kejuaraan Nasional kami pada bulan Desember," tambahnya.

BAM sebelumnya menjadi tuan rumah Kejuaraan Undangan (pada bulan Agustus) dan Piala Presiden perdana (bulan lalu).

Kenny juga mencatat bahwa bulu tangkis internasional mungkin hanya berfungsi penuh jika turnamen diselenggarakan di lingkungan gelembung yang aman.

Keputusan ini, bagaimanapun, ada di tangan Federasi Badminton Dunia (BWF). Leg Asia dari BWF World Tour, yang dijadwalkan pada bulan Januari di Bangkok, Thailand, diharapkan menjadi tolak ukurnya.

Denmark Open baru-baru ini adalah turnamen internasional pertama dalam delapan bulan setelah penangguhan kalender World Tour pada bulan Maret.

"Ini tidak hanya mempengaruhi kami tetapi setiap asosiasi anggota BWF lainnya. Saya yakin BWF perlu inovatif. Turnamen tidak lagi dapat diselenggarakan seperti dulu sebelum Covid," katanya.

"Mereka mungkin harus mulai menyelenggarakan turnamen gelembung. Jadi kami harus menunggu dan melihat apakah leg Asia terwujud," jelas Kenny.

Artikel Tag: bam, BWF, Kenny, CMCO

671  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini