Semua Atlet Akan Sulit Untuk Mengembalikan Mental Bermain Pasca Pandemi Nanti

Penulis: Yusuf Efendi
Jumat 15 Mei 2020, 18:30 WIB
Semua Atlet Akan Sulit Untuk Mengembalikan Mental Bermain Pasca Pandemi Nanti

Carolina Marin/[Foto:SinaSports]

Berita Badminton : Carolina Marin menikmati catatan unik sebagai pemain tunggal putri peringkat teratas selama 66 minggu. Pemain berusia 26 tahun asal Spanyol itu juga meraih tiga gelar Kejuaraan Dunia (2014, 2015 dan 2018).

Kabar baik baginya adalah Kejuaraan Dunia yang dijadwalkan kembali, akan diadakan di Stadion Indoor Carolina Marin di Huelva Spanyol pada 29 November hingga 5 Desember 2021.

Peraih medali emas Olimpiade Rio 2016 itu berbicara tentang keadaan di Spanyol setelah mewabahnya pandemi Covid-19.

"Situasi kami perlahan membaik, tetapi kami masih harus memiliki tindakan pencegahan. Di kota asal Saya di Spanyol Selatan (Andalusia), situasinya sedikit lebih baik dibandingkan dengan kota-kota besar seperti Madrid dan Barcelona," kata Marin mengawali.

"Saya tinggal bersama Ibu saya di kota asalku, Huelva. Fakta bahwa kami bersama membantu melewati situasi ini. Ini juga begitu lama saya dan Ibu bersama dan saya sangat menghargai ini. Saya tidak ingat kapan kami berbagi waktu berkualitas seperti itu," ungkapnya.

Marin juga berbicara bagaimana situasi dimulai yang berujung penguncian di negaranya.

"Saya sedang bermain di All England di Birmingham ketika himbauan diberlakukan. Setelah turnamen saya dijadwalkan mengambil penerbangan dan datang ke India untuk India Open namun semuanya dibatalkan di menit terakhir. Kami semua terbang ke Spanyol tempat saya di karantina. Kemudian kuncian diberlakukan di negara saya," lanjut Marin.

Setelah Olimpiade Tokyo ditunda, Marin harus mengatur kembali persiapannya dan program latihan yang sudah berjalan hingga tahun depan.

"Saya benar-benar ingin Olimpiade ini ditunda karena saya pikir pandemi Covid-19 tidak akan teratasi di bulan Juli 2020. Saya juga berpikir dan mengikuti berita tentang pandemi di negara lain. Setiap negara mempunyai situasi yang berbeda-beda mengenai kemungkinan untuk melanjutkan pelatihan di tim nasional dan ini sama sekali tidak adil. Oleh karena itu penundaan adalah jalan keluar terbaik."

Dengan semua turnamen internasional harus terhenti, Marin juga menunjukan bagaimana pandemi mempengaruhi seorang atlet secara mental.

"Ini akan sangat sulit. Tidak ada yang melihat dunia terhenti seperti ini karena anda tidak mengendalikan situasi dan fakta ini menciptakan banyak kecemasan diantara para atlet. Satu-satunya hal yang anda inginkan adalah kembali ke kehidupan normal anda sesegera mungkin dan melanjutkan bermain," tegas juara China Open dua edisi terakhir itu.

Artikel Tag: carolina marin, Spanyol, olimpiade tokyo 2020, Pandemi Covid-19

418  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini