Pebulutangkis asal Malaysia Ini Pensiun Demi Melatih Para Pemain Muda

Penulis: Yusuf Efendi
Senin 03 Agu 2020, 10:00 WIB
Pebulutangkis asal Malaysia Ini Pensiun Demi Melatih Para Pemain Muda

Wu Yezhen/[Foto:SinaSports]

Berita Badminton: Karena mewabahnya pandemi Covid-19, kompetisi bulu tangkis ditangguhkan, yang telah mempengaruhi kehidupan para pemain profesional.

Mantan pemain tunggal putra Malaysia, Wu Yezhen, yang kini berusia 28 tahun mengumumkan bahwa ia akan menjadi pelatih tim Negara Bagian Penang untuk membantu generasi baru dalam mempersiapkan Kejuaraan Nasional Malaysia tahun depan.

Setelah pensiun dari tim nasional Malaysia, Wu Yezhen, yang bermain untuk New Vision Badminton Academy selama 5 tahun, mengatakan bahwa itu adalah keputusan yang sangat sulit untuk memilih gantung raket, terutama ketika dia masih bermain.

"Saya akan menjadi pemain profesional. Setelah memenangkan beberapa kejuaraan internasional dan peringkat 54 dunia, saya harus berterima kasih kepada Jugendran (mantan pemain nasional) untuk bimbingannya," kata Wu Yezhen, dilansir Sports Sina.

Karena peringkat dunianya, Asosiasi Bulutangkis melarang Wu Yezhen berpartisipasi dalam acara internasional tingkat empat atau lebih tinggi.

"Ketika saya adalah puncak dari pemain profesional, saya biasanya mendapatkan gaji lima digit setiap bulan. Ini adalah bonus dari sponsor, bermain di kompetisi internasional, dan bermain liga. Sekarang, pandemi telah memaksa semua kompetisi ditangguhkan, dan secara alami mengusir sponsor. Sekarang pendapatan hanya 30% dari periode puncak. Situasi saat ini memang sangat sulit, tetapi kami tidak bisa menyalahkan siapa pun," katanya.

"Saya tidak yakin apakah BWF harus membantu pemain (profesional) seperti kami, serta pemain berperingkat rendah dari banyak negara, dan mereka juga dalam kesulitan," Wu Yezhen menjelaskan.

Wu Yezhen mengatakan bahwa ada pelajaran yang layak dipelajari di balik semua ini.

"Karier pemain terlalu pendek. Ketika ada waktu, pemain harus mencoba yang terbaik untuk meraih peluang. Saat bermain dengan baik dalam permainan, mereka juga harus merencanakan ke depan dan membuat rencana keuangan di masa depan. Keduanya membutuhkan disiplin diri."

Berbicara tentang rencananya setelah pensiun, Wu Yezhen, ayah dari dua anak, mengatakan bahwa ia akan melatih tim Negara Bagian Penang dan membantu mempersiapkan Kejuaraan Nasional tahun depan di Johor Bahru.

"Karier saya penuh tantangan. Saya belajar dari itu. Banyak, saya berharap untuk berbagi dengan generasi baru untuk membantu mereka merencanakan dan memanfaatkan waktu mereka dengan baik," tegas Wu Yezhen.

Artikel Tag: Wu Yezhen, Iskandar Zulkarnain, bam

857  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini