BAM Belum Tentukan Pilihan Dukung dan Tidaknya Sistem Penilaian 15 Poin

Lee Chong Wei-Rexy Mainaky/[Foto:NST]
Kuala Lumpur - Sekretaris Jenderal BAM, Datuk Kenny Goh, meyakini bahwa akan sulit untuk memutuskan apakah sistem penilaian 15 poin akan menjadi pengganti yang tepat, karena versi yang lebih pendek tersebut belum diuji dalam turnamen tingkat atas Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF).
Kenny mengatakan BAM akan berdiskusi dengan para pemain dan pelatihnya mengenai apakah akan memberikan suara mendukung atau menentang sistem penilaian baru tersebut pada Rapat Umum Tahunan BWF di Horsens, Denmark, pada tanggal 25 April.
BWF menyatakan pada hari Kamis bahwa mereka akan mengusulkan sistem 15 poin sebagai sistem penilaian resmi pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
BWF telah menguji sistem penilaian 15 poin, yang mungkin menjadi pengganti sistem penilaian 21 poin saat ini, pada Kejuaraan Dunia Junior tahun lalu di Guwahati, India.
"Sulit untuk mengatakan apakah itu cocok atau tidak karena menurut saya, tes yang dilakukan BWF berada di turnamen tingkat bawah."
Mereka tidak pernah melakukan pengujian di turnamen tingkat atas.
"Bagi BAM, sebelum kami menuju Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) nanti, kami kemungkinan akan mengadakan diskusi internal dengan para pemain dan pelatih terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan."
Kenny menambahkan bahwa BAM telah menerima masukan dari asosiasi kriket negara bagian, karena sistem tersebut digunakan di Malaysia International Challenge pada bulan Agustus di Ipoh dan Kejuaraan Nasional di Putrajaya pada bulan Desember. Badan dunia tersebut membutuhkan mayoritas dua pertiga dari 200 afiliasi agar sistem penilaian baru dapat menggantikan sistem 21 poin.
Kenny menambahkan bahwa dia memahami alasan di balik langkah BWF untuk memperkenalkan sistem penilaian 15 poin.
"Ini sebagian besar untuk konten televisi dan waktu tayang. Ketika pertandingan menjadi lebih singkat, mungkin akan lebih ramah bagi penonton."
"Berdasarkan studi BWF, — dengan mencetak 15 poin sebanyak 15 kali — momen-momen seru terjadi lebih cepat. Mungkin saat ini, Anda harus menunggu hingga skor 17-17 untuk momen seru itu. Jadi, ini bisa dipercepat."
"Masa pemulihan lebih cepat, yang berarti lebih ramah bagi para pemain, seperti yang diklaim oleh studi BWF."
Sistem penilaian baru ini rencananya akan dimulai tahun depan jika BWF mendapat dukungan dari afiliasinya.
Artikel Tag: bam, bwf world tour, sistem penilaian, piala thomas 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/bam-belum-tentukan-pilihan-dukung-dan-tidaknya-sistem-penilaian-15-poin
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini