Pebulu Tangkis Profesional Ungkap Skandal Perjudian di Tengah Pandemi Covid-19

Penulis: Yusuf Efendi
Jumat 01 Mei 2020, 02:00 WIB
Pebulu Tangkis Profesional Ungkap Skandal Perjudian di Tengah Pandemi Covid-19

Perjudian Ilegal/[Foto:SinaSports]

Berita Badminton: Seorang pemain bulu tangkis profesional yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan dalam sebuah wawancara bahwa hampir tidak mungkin untuk mencegah atlet dari berpartisipasi dalam perjudian. Meskipun manipulasi merupakan pelanggaran pidana, perjudian tidak dapat dikatakan ilegal.

Pemain bulutangkis itu mengakui bahwa dalam bertahun-tahun kehidupan profesionalnya, ia tahu bahwa judi mungkin memiliki konsekuensi yang mengerikan, dan percaya bahwa pendidikan adalah satu-satunya cara untuk mengurangi efek berbahaya dari judi pada masyarakat.

"Di Malaysia, ada undang-undang yang ketat tentang perjudian, tetapi tidak ilegal bagi orang untuk mengemudi ke Genting untuk berjudi. Demikian pula, atlet sering pergi ke kasino ketika mereka berada di luar negeri, yang merupakan pilihan mereka," kata sang pebulu tangkis dalam sebuah pernyataan, yang dikutip dari Sports Sina.

Pemain itu juga mengakui bahwa hampir semua atlet yang ia kenal, termasuk dirinya sendiri, pernah mengalami semacam perjudian. Dalam beberapa kasus, beberapa orang menjalankan kebiasaan berjudi pada usia yang sangat muda.

"Ambil contoh perayaan Tahun Baru Imlek China, beberapa anggota keluarga akan berkumpul bersama untuk berjudi. Bagaimana Anda akan mengendalikan atau bahkan menghentikan situasi ini?"

"Meskipun itu adalah tindakan kriminal untuk memerangi perjudian dan ilegal, hampir tidak mungkin untuk mencegah siapa pun untuk berpartisipasi kegiatan perjudian. Saya melihat terlalu banyak orang yang berpartisipasi dalam kegiatan perjudian. Kuncinya di sini adalah pendidikan. Fokusnya tidak hanya pada siswa di sekolah olahraga, tetapi juga pada semua orang. Ini perlu untuk mendidik orang tentang apa itu perjudian dan konsekuensi buruknya," jelasnya.

"Jika Anda punya uang, perjudian legal tidak masalah sebagai hiburan. Tetapi begitu Anda menjadi kecanduan dan mulai memengaruhi kehidupan sehari-hari Anda, itu menjadi masalah," ia menambahkan.

Ditanya apakah dia tahu ada atlet Malaysia yang berpartisipasi dalam perjudian selama periode kontrol (lockdown) di Malaysia, dia menjawab bahwa situasi saat kurang tepat untuk melakukan perjudian meski segala sesuatu mungkin saja terjadi.

"Situasi saat ini seharusnya tidak, namun segalanya mungkin dan itu bukan waktu yang tepat untuk berpartisipasi dalam perjudian. Dunia sedang berjuang melawan pandemi coronavirus dan kita telah kehilangan terlalu banyak. Saran saya kepada atlet lain, terutama atlet profesional seperti saya, adalah menabung sebanyak mungkin selama masa-masa sulit. Setidaknya Anda akan bisa memberi makan diri sendiri tanpa menghadapi keputusasaan," tegas pebulu tangkis itu.

Kemarin (29/4), pelatih kepala Federasi Badminton Malaysia (BAM), Wong Choong Hann memperingatkan bahwa mereka tidak akan mentolerir segala macam bentuk perjudian atau manipulasi di antara para pemain.

Artikel Tag: bam, Perjudian Ilegal, Pengaturan Pertandingan

4488  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini