Malaysia Serahkan Keputusan Format Penilaian 11x5 Kepada Pelatih dan Pemain

Penulis: Yusuf Efendi
Selasa 13 Apr 2021, 06:15 WIB
Malaysia Serahkan Keputusan Format Penilaian 11x5 Kepada Pelatih dan Pemain

Misbun Sidek/[Foto:Thestar]

Berita Badminton : Federasi Badminton Malaysia (BAM) menyerahkannya kepada kepala pelatih tim nasional, Wong Choong Hann dan direktur pengembangan Misbun Sidek untuk memutuskan format penilaian 11x5.

Presiden BAM, Tan Sri Norza Zakaria mengatakan kedua kepala teknis telah diberi mandat untuk membahas masalah tersebut dengan staf pelatih dan pemain sebelum mempresentasikan proposal mereka kepada manajemen.

Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) berharap untuk menerapkan sistem penilaian baru setelah Olimpiade Tokyo pada bulan Juli.

"Pembahasannya masih dalam tahap pengerjaan dan belum dipresentasikan ke manajemen," kata Norza, Sabtu.

"Datuk Kenny (Goh) akan bekerja sama dengan Choong Hann dan Misbun sebelum kami memberikan suara pada rapat umum tahunan (RUPS) BWF bulan depan," tambahnya.

Dapat dipahami bahwa BAM akan memiliki lima suara pada RUPS yang akan diselenggarakan secara virtual pada 27 Mei.

Format penilaian baru, yang akan menggantikan 21x3 saat ini diusulkan oleh Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) dan Badminton Maladewa dan sangat didukung oleh Badminton Asia dan presiden BWF Poul Erik Hoyer.

Sebelumnya, Choong Hann telah menunjukkan bahwa BAM berada pada posisi netral, dan bahwa pemain pada akhirnya akan terbiasa dengan sistem baru.

Juara All England asal Malaysia, Lee Zii Jia juga merasa bahwa dia cukup fit untuk memainkan permainan menyerang yang lebih cepat jika format baru dipilih bulan depan. Ada dua upaya sebelumnya untuk mengubah sistem penilaian ke format 11x5.

Sistem 11x5 dipilih selama RUPST di Bangkok pada 2018, tetapi gagal mengumpulkan dua pertiga mayoritas yang diperlukan untuk menerapkannya. Itu juga diujicobakan pada tahun 2014, dengan beberapa turnamen mengadopsi format 11x5, namun proposal tersebut akhirnya digagalkan.

Artikel Tag: bam, Format Penilaian, BWF, Indonesia, Badminton Asia

660  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini