Lee Zii Jia Harus Belajar Dari Viktor Axelsen Dalam Mengelola Kompetisi

Penulis: Yusuf Efendi
Senin 27 Nov 2023, 09:15 WIB
Lee Zii Jia Harus Belajar Dari Viktor Axelsen Dalam Mengelola Kompetisi

Lee Zii Jia-Viktor Axelsen/[Foto:AFP]

Ligaolahraga.com -

Berita Badminton : Dengan berakhirnya musim 2023, tunggal putra Lee Zii Jia dan Ng Tze Yong hanya memiliki waktu empat bulan lagi untuk mengamankan tempat mereka di Olimpiade Paris tahun depan.

Oleh karena itu, kedua pemain harus merencanakan turnamen mereka dengan bijak dan menghindari cedera.

Mantan pemain internasional Ong Ewe Hock mengatakan Zii Jia dan Tze Yong harus belajar dari juara Olimpiade dan peringkat 1 dunia asal Denmark, Viktor Axelsen.

“Ini adalah saat yang krusial karena kedua pemain belum mendapatkan tempat di Olimpiade, sehingga mereka masih perlu mengumpulkan poin peringkat,” kata Ewe Hock.

“Namun, dengan jadwal turnamen yang padat, cedera terkadang tidak bisa dihindari. Jika Anda bermain di lima atau enam turnamen berturut-turut tanpa istirahat yang cukup, Anda berisiko mengalami cedera.”

“Zii Jia dan Tze Yong dapat belajar dari Axelsen, yang merencanakan turnamennya dengan cermat. Dia tampil di satu event dan melewatkan turnamen berikutnya. Sebaliknya, An Se Young dari Korea Selatan bermain di terlalu banyak turnamen dan tidak bisa lepas dari cedera,” tambah Ewe Hock.

Sementara itu, peraih medali perunggu Olimpiade Atlanta 1996 Rashid Sidek menekankan pentingnya kualitas latihan dan persiapan mental.

“Menghindari cedera dan selektif dalam bertanding adalah satu hal, namun Zii Jia dan Tze Yong tetap perlu bermain di turnamen,” kata Rashid.

“Musim ini seharusnya memberi mereka pemahaman yang lebih jelas tentang apa yang perlu ditingkatkan dan apa yang masih kurang. Saran saya fokus pada latihan yang berkualitas. Hal lain yang perlu mereka kerjakan adalah persiapan mental.”

“Awal musim baru menandai babak terakhir proses kualifikasi Olimpiade. Di sinilah keraguan mulai muncul. Apakah mereka punya cukup waktu? Bisakah mereka melangkah jauh? Ini adalah beberapa pertanyaan yang akan mulai ditanyakan oleh seorang pemain pada dirinya sendiri,” tambah Rashid.

Lee Zii Jia yang berperingkat 14 dunia saat ini berada di peringkat ke-10 pada klasemen Race to Paris, sementara peringkat ke-14 dunia, Tze Yong, berada di peringkat ke-12.

Suatu negara dapat mendaftarkan dua pemain tunggal untuk Olimpiade jika mereka berada di peringkat 16 besar pada akhir periode kualifikasi satu tahun pada bulan April.

Tugas besar berikutnya bagi Lee Zii Jia dan Tze Yong adalah Super 1000 Malaysia Open pada 9-14 Januari mendatang .

Artikel Tag: Lee Zii Jia, viktor axelsen, Olimpiade Paris 2024

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/lee-zii-jia-harus-belajar-dari-viktor-axelsen-dalam-mengelola-kompetisi
251  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini