Kidambi Srikanth Targetkan Medali di Asian Games 2023

Kidambi Srikanth/[Foto:Times of India]
Berita Badminton : Penampilannya agak goyah, Kidambi Srikanth dari India mencoba memperbaiki kekurangannya dan berharap mendapat keberuntungan ketiga kalinya, saat ia mengejar medali Asian Games yang sulit diraih di Hangzhou China dua pekan lagi.
Mantan pemain nomor satu dunia, Kidambi Srikanth, yang sempat mengalami kocar-kacir pada tahun 2023 hingga terjerembab ke peringkat 21 dunia, finis di babak 16 besar dan 32 besar Asian Games edisi 2014 dan 2018 di Incheon dan Jakarta.
Pemain berusia 30 tahun dari Guntur, yang telah memenangkan medali di event-event besar seperti Commonwealth Games dan Kejuaraan Dunia, mendapatkan tempatnya di tim Asian Games setelah memuncaki uji seleksi.
Kini ia ingin memanfaatkan kesempatan itu sebaik-baiknya untuk menambah kesuksesannya.
“Saya tidak punya kenangan indah di Asian Games, dua kali terakhir saya tidak tampil bagus di nomor individu. Jadi kali ini, jika saya bisa bermain bagus, mungkin saya bisa menghasilkan sesuatu untuk diri saya sendiri,” kata Srikanth kepada PTI.
"Jadi buat saya itu cukup sederhana karena saya sudah meraih medali di semua event besar kecuali Asian Games dan Olimpiade, yang keduanya diadakan empat tahun sekali, jadi ini adalah kesempatan bagi saya untuk berangkat dan memanfaatkan waktu sebaik mungkin," ungkapnya.
Syed Modi tetap menjadi satu-satunya pemain tunggal putra India yang memenangkan medali perunggu di Asian Games. Dia menang pada edisi perdananya pada tahun 1982.
Ketika ditanya apakah hal itu menambah tekanan, Kidambi Srikanth berkata: "Saya tidak melihatnya seperti itu. Bagi saya ini lebih tentang apa yang saya lakukan. Bagi saya ini tentang saya telah sebuah kesempatan sekarang dan saya ingin melakukannya dengan baik."
Berbicara tentang persiapannya, ia berkata: "Untuk Olimpiade seperti ini, katakanlah Olimpiade, kejuaraan dunia, Commonwealth Games, Asian Games, persiapannya akan sedikit berbeda dibandingkan dengan ajang super series lainnya."
"Kami mengadakan 10-15 event setiap tahunnya, tapi Asian Games diadakan setiap empat tahun sekali dan Anda harus bisa masuk dalam tim. Kadang-kadang, meskipun Anda berada di peringkat 20 besar, Anda mungkin tidak bisa masuk ke Asian Games."
"Ini adalah olahraga yang didominasi Asia dan ini akan sulit. Untuk memenangkan medali, Anda harus berada dalam kondisi terbaik, benar-benar harus berusaha memikirkan untuk memenangkan Asian Games."
Namun, Srikanth belum tampil cemerlang sejak memenangi gelar Piala Thomas yang epik bagi India.
"Saya rasa ini lebih tentang masalah konsistensi. Saya tidak bisa memainkan beberapa turnamen dengan baik, namun di turnamen-turnamen yang saya mainkan dengan baik, hal ini memberi tahu saya bahwa jika saya bisa cukup konsisten maka saya bisa memenangkan pertandingan. Saya mencoba untuk mendapatkan latihan yang berkualitas," katanya.
"Waktu dan melakukan semua yang saya bisa, bugar secara fisik dan merasa baik secara mental. Yang saya inginkan saat ini adalah mengurangi kesalahan dalam latihan dan mengulanginya di turnamen."
Mengingat Olimpiade Paris, Kidambi Srikanth telah mempekerjakan pelatih Indonesia Wiempie Mahardi untuk membantunya meningkatkan permainannya tetapi terus bepergian karena kesibukan.
Jadwal BWF membuatnya memiliki lebih sedikit waktu untuk berlatih. Srikanth, pemenang empat gelar Super Series 2017, mengatakan dia memilih otak dari pelatih kepala Pullela Gopichand untuk mendapatkan kembali sentuhannya yang hilang.
"Saya berbicara dengan Gopi bhaiyaa dan memahami apa yang dia pikirkan karena dia telah bepergian dalam beberapa bulan terakhir, jadi mencoba memahami bidang apa saja yang perlu saya kerjakan. Saya menerima masukannya dan mencoba melakukannya," dia dikatakan.
“Pelatih (Mahardi) datang pada bulan Mei tetapi saya telah memainkan banyak turnamen sehingga tidak punya banyak waktu untuk benar-benar berlatih bersamanya. Saya pikir dia masih benar-benar berusaha memahami gaya alami saya dan kemudian mencoba mempersiapkan diri. program yang sesuai."
"Ini adalah tahun yang sangat penting, kami benar-benar tidak punya waktu untuk mengambil tindakan secara perlahan, itulah salah satu alasan saya mencoba berbicara dengan Gopi bhaiya, karena dia telah melatih saya selama bertahun-tahun."
Periode kualifikasi Olimpiade 2024 dimulai pada 1 Mei dan Srikanth saat ini berada di peringkat 22 Race to Paris, di belakang HS Prannoy (3) dan Lakshya Sen (6).
“Kualifikasi Olimpiade akan selalu ada di pikiran saya, tapi saat ini saya hanya ingin tampil konsisten. Kalau di super series dan Asian Games bisa, otomatis saya akan berada di 12 besar,” ujarnya.
"Saya ingin tampil, mungkin bermain di semifinal dan memenangkan beberapa turnamen dan itu akan menentukan peringkat, jadi saya hanya fokus pada kinerja daripada peringkat. Jika kami bisa meniru performa Piala Thomas, kami akan memiliki peluang medali," mantan juara Indonesia Open itu menyimpulkan.
Artikel Tag: kidambi srikanth, Asian Games 2023
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/kidambi-srikanth-targetkan-medali-di-asian-games-2023
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini