Indonesia Open 2026: Rachel/Febi Petik Banyak Pelajaran Lawan Liu/Tan

Raymond Indra-Nikolaus Joaquin/[Foto:PBSI]
Jakarta - Langkah pasangan ganda putri Pelatnas Cipayung, Rachel Allesya Rose / Febi Setianingrum harus terhenti di babak empat besar turnamen bergengsi di kandang sendiri Indonesia Open 2026 BWF World Tour Super 1000 setelah menyerah dari unggulan teratas peringkat 1 dunia asal China, Liu Sheng Shu / Tan Ning.
Rachel Allesya Rose / Febi Setianingrum harus mengakui keunggulan Liu Sheng Shu / Tan Ning lewat pertandingan yang cukup ketat dengan dua game langsung dengan skor 17-21 dan 16-21, dalam pertandingan yang berlangsung di Istora Senayan Jakarta, pada Sabtu (6/6) malam WIB.
“Saat unggul 16-14 kami salah pengertian dan membiarkan bola terjatuh di lapangan sendiri. Sejak itu kami kehilangan fokus dan itu langsug di evaluasi oleh pelatih usai bertandig,” ungkap Rachel.
“Di sini kami cukup banyak mendapat Pelajaran dan pengalaman penting. Terutama di final tadi saat menghadapi pasangan nomor satu dunia, yang banyak melakukan tekanan kepada kami dan membuat kami kewalahan,” tutur Febi.
Setelah kesulitan di game pertama, Rachel / Febi sejatinya tampil cukup baik di game kedua dan berpeluang memaksakan game penentuan saya unggul 16-14. Namun sayang, ketangguhan Liu/Tan berhasil menikung tujuh poin beruntun untuk merebut game kedua dan memastikan kemenangan.
“Saya pribadi merasa dapat kesempatan yang bagus bisa sampai semifinal Super 1000 kali ini. Karena bukan hal yang mudah bisa melaju sejauh ini, banyak faktor yang sangat berharga yang kami dapatkan,” jelas Rachel.
Sebelumnya pasangan ganda putra peringkat 12 dunia, Raymond Indra / Nikolaus Joaquin berhasil mencapai babak final turnamen bergengsi Indonesia Open 2026 BWF World Tour Super 1000 setelah menangi derby sesama tim Merah Putih menundukkan Sabar Karyaman Gutama / Moh Reza Pahlevi Isfahani.
Tak diunggulkan, Raymond / Joaquin berhasil menyingkirkan seniornya Sabar / Reza lewat pertandingan dua game langsung dengan skor 21-15 dan 21-18, dalam pertandingan yang berlangsung di Istora Senayan Jakarta, pada Sabtu (6/6) malam WIB.
“Puji Tuhan bisa menyelesaikan pertandingan. Masih diberi kemenangan dan tidak ada yang cedera. Pertama-tama mau mengucapkan terima kasih dulu buat para badminton lovers yang sudah rela nungguin kita sampai malam, sampai jam 11 malam, semoga terhibur,” kata Joaquin usai laganya di Istora Senayan, Jakarta.
“Tadi pertandingannya menurut saya ya luar biasa, bisa melawan Mas Reza dan Aa Iboy. Di game kedua poinnya memang cukup ketat sampai 16 sama. Tapi saya terus yakinin diri saya, kalau ini kesempatan yang belum tentu datang dua kali. Jadi saya terus yakinin diri sendiri, kalau saya itu bisa, dan Puji Tuhan bisa menang,” ungkap Joaquin.
Selanjutnya di babak pamungkas Indonesia Open 2026 pada Minggu (7/6), Raymond Indra / Nikolaus Joaquin akan mencoba meraih gelar pertamanya di Istora melawan mantan pasangan peringkat 1 dunia asal Malaysia, Goh Sze Fei / Nur Izzuddin Rumsani.
Artikel Tag: liu sheng shu, febi setianingrum, nikolaus joaquin, tan ning, raymond indra, rachel allesya rose, indonesia open 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/indonesia-open-2026-rachelfebi-petik-banyak-pelajaran-lawan-liutan

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini