China Open 2026: Rachel-Febi Akui Yi Jing-Xu Min Sangat Kuat

Rachel Allesya Rose-Febi Setianingrum/[Foto:PBSI]
Langkah pasangan ganda putri Indonesia peringkat 14 dunia, Rachel Allesya Rose / Febi Setianingrum harus terhenti di babak delapan besar turnamen bergengsi China Open 2026 BWF World Tour Super 1000 setelah menyerah dari wakil asal tuan rumah, Li Yi Jing / Luo Xu Min.
Rachel Allesya Rose / Febi Setianingrum gagal mengatasi ketangguhan unggulan kedelapan Li Yi Jing / Luo Xu Min lewat pertandingan ketat dua game langsung dengan skor identik 18-21 dan 18-21, dalam pertandingan yang berlangsung di Changzhou Olympic Sports Center Gymnasium, China pada Jumat (24/7) malam waktu setempat.
"Tadi kami lebih banyak tertekan, pengembalian bolanya terlalu tanggung jadi mereka enak buat menyerang kami," kata Febi Setianingrum kepada tim Humas PBSI.
"Setelah ini kami menatap Kejuaraan Dunia pertama kami. Harus meningkatkan lagi konsistennya dan ditambah tenaga pukulannya," jelasnya.
"Di gim pertama posisi mereka kalah angin tapi tekanan serangannya lumayan kencang, padahal itu kesempatan kami untuk mengambil keuntungan. Ketika berbalik di gim kedua, tenaga mereka semakin kuat dan itu menyulitkan kami untuk membalikkan bola dengan bagus," tambah Rachel.
Dengan kekalahan Rachel Allesya Rose / Febi Setianingrum, dipastikan tak ada wakil ganda putri Indonesia di babak semifinal turnamen berhadiah total USD 2.000.000 atau berkisar 34 miliar rupiah itu.
Di sisi lain pebulutangkis tunggal putri Indonesia peringkat 6 dunia, Putri Kusuma Wardani gagal melangkah lebih jauh di turnamen bergengsi China Open 2026 BWF World Tour Super 1000 setelah di babak delapan besar menyerah dari pemain andalan Jepang peringkat 10 dunia , Tomoka Miyazaki .
Menempati unggulan keenam, Putri Kusuma Wardani gagal mengatasi perlawanan Tomoka Miyazaki lewat pertandingan ketat rubber game dengan skor 21-16, 11-21 dan 9-21, dalam pertandingan yang berlangsung di Changzhou Olympic Sports Center Gymnasium, China pada Jumat ( 24/7 ) malam waktu setempat .
"Tetap bersyukur keluar dari lapangan dengan tidak ada cedera apapun. Untuk hari ini saya rasa sangat nggak puas mainnya. Walaupun gim pertama menang, tapi gim kedua dan ketiga benar-benar tidak memuaskan," kata Putri Kusuma kepada tim Humas PBSI.
"Secara permainan sebenarnya Tomoka tidak banyak berubah tapi faktor menang dan kalah angin cukup menentukan. Di gim ketiga dari awal dia terus menekan dan saya tidak bisa keluar dari tekanan. Dia mungkin bisa tampil lebih lepas dan saya terus kesulitan dengan pukulan-pukulan yang terlalu panjang atau nettingnya banyak tanggung," ungkapnya.
Dengan kekalahan ini, Putri Kusuma Wardani gagal menambah keunggulan karena saat ini rekor head to head melawan Tomoka Miyazaki menjadi sama kuat 4-4, di mana pertemuan terakhir kedua pemain tersebut terjadi di babak penyisihan grup BWF World Tour Finals 2025 lalu dengan straight game 21-17 dan 21-9 untuk kemenangan Merah Putih .
Artikel Tag: pbsi, putri kusuma wardani, febi setianingrum, rachel allesya rose, luo xu min, china open 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/china-open-2026-rachel-febi-akui-yi-jing-xu-min-sangat-kuat

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini