Dari Era Lee Chong Wei & Lin Dan, Akan Ada Banyak Kejutan di All England

Penulis: Yusuf Efendi
Senin 02 Mar 2026, 10:40 WIB - 136 views
Dari Era Lee Chong Wei & Lin Dan, Akan Ada Banyak Kejutan di All England

Lee Chong Wei-Lin Dan/[Foto:AFP]

Ligaolahraga.com -

Birmingham - Jangan heran jika kejuaraan tunggal putra All England tahun ini menghasilkan juara yang tak terduga.

Dengan absennya juara Olimpiade Viktor Axelsen dan Lee Zii Jia dari Malaysia, serta beberapa pesaing utama yang kesulitan mempertahankan konsistensi, persaingan untuk memperebutkan gelar di Birmingham terlihat sangat terbuka di turnamen tertua yang dimulai besok.

Axelsen, pemenang tahun 2020, dan Zii Jia, yang merebut gelar juara pada tahun 2021, gagal lolos ke ajang Super 1000 setelah peringkat mereka menurun akibat cedera.

Pemain Denmark itu kini berada di peringkat ke-50, sementara Zii Jia turun ke peringkat ke-64.

Unggulan teratas adalah juara dua kali asal Tiongkok, Shi Yuqi, juara dunia asal Thailand, Kunlavut Vitidsarn, juara bertahan asal Indonesia, Jonatan Christie, dan Anders Antonsen dari Denmark, tetapi tak satu pun dari mereka datang dengan aura dominasi yang pernah identik dengan ajang ini.

Kali ini, pemain Prancis Alex Lanier dan Christo Popov mengintai dengan berbahaya, sementara Yushi Tanaka dari Jepang, Alwi Farhan dari Indonesia, dan Ayush Shetty dari India berupaya mencari terobosan.

Li Shifeng dari Tiongkok juga memenangkan gelar All England pada tahun 2023, tetapi belakangan ini ia tidak mampu memenuhi ekspektasi.

Kandidat lain yang berpeluang adalah Chou Tien-chen dari Taiwan, Kodai Naraoka dari Jepang, dan Lakshya Sen dari India.

Kontrasnya sangat mencolok jika dibandingkan dengan era pemerintahan Datuk Seri Lee Chong Wei dan Lin Dan dari Tiongkok.

Lin Dan tetap menjadi pemain tunggal putra paling sukses di era modern dengan enam gelar All England (2004, 2006, 2007, 2009, 2012, 2016), sementara Chong Wei meraih empat gelar (2010, 2011, 2017 dan 2021) selama salah satu persaingan terbesar dalam sejarah bulu tangkis.

Chong Wei merindukan masa-masa indah di masa lalu.

"Itu adalah masa-masa indah karena kami sering bertarung memperebutkan gelar. Hanya sedikit yang mendominasi pada era itu," kata Chong Wei.

"Saya tidak melihat lagi persaingan dua arah, atau bahkan tiga arah. Sekarang persaingannya cukup terbuka."

Malaysia akan diwakili sepenuhnya oleh Leong Jun Hao, dan Chong Wei berterus terang tentang peluang pemain muda tersebut.

"Dengan performa saat ini, saya rasa Jun Hao tidak akan melaju lebih jauh dari perempat final, tetapi saya ingin melihatnya berjuang tanpa mudah menyerah," katanya.

"Saya tahu tim tunggal putra kita sedang berada di bawah tekanan, bahkan para pelatih pun merasakan tekanannya."

"Itu wajar, tapi saya harap kita bisa mengembalikan masa-masa indah di nomor tunggal," tambah Chong Wei, yang sekarang menjabat sebagai ketua komite kinerja Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM).

Artikel Tag: lee chong wei, lin dan, viktor axelsen, lee zii jia, all england 2026

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/dari-era-lee-chong-wei-lin-dan-akan-ada-banyak-kejutan-di-all-england
136
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini