Berita Badminton: Hana Ramadhini Tersingkir di Perempatfinal China Taipei Master 2016

Penulis: Yusuf Efendi
Jumat 14 Okt 2016, 22:59 WIB
Berita Badminton: Hana Ramadhini Tersingkir di Perempatfinal China Taipei Master 2016

Hana Ramadhini/[foto:Badmintonindonesia]

LigaOlahraga - Berita Badminton: Pebulutangkis tunggal putri Hana Ramadhini yang juga unggulan ke-enam harus memupus impian untuk menjuarai Turnamen China Taipei Open 2016, setelah pada babak perempatfinal ditundukan oleh pebulutangkis asal Jepang Saena Kawakami.

Pada pertandingan babak perempatfinal tunggal putri turnamen China Taipei Master 2016 yang berlangsung di Hsing Chuang Gymnasium, China Taipei jumat (14/10/2016) sore waktu setempat, Hana ditaklukan oleh pebulutangkis Jepang Saena Kawakami dengan pertarungan lima set dengan skor 5-11, 11-7, 9-11, 11-8 dan 12-14.

Pada set pertama, pebulutangkis Jepang Saena Kawakami mencoba tampil menyerang dan tidak memberikan kesempatan kepada Hana untuk membalas dan memberikan perlawanan sehingga set pertama dapat direbut oleh Saena Kawakami dengan skor 5-11.

Diset kedua Hana bangkit dan memberikan perlawanan, sempat kesulitan untuk meraih poin namun akhirnya dapat merebut set kedua dengan skor 11-7. Pada set ketiga lagi-lagi Hana kurang sigap dalam menerima serangan lawan, alhasil set ketiga harus direlakan oleh Hana untuk direbut oleh Saena Kawakami dengan skor 11-8.

Pada set keempat Hana tidak mau kecolongan lagi dan berhasil memaksakan kedudukan imbang menjadi 2-2  sehingga harus memainkan game kelima.

Di game penentuan ini, pertarungan kembali sengit. Sempat ketinggalan 5-9, Hanna mampu menyamakan kedudukan menjadi 10-10. Namun penempatan bola Kawakami yang begitu tipis di garis dalam lapangan, salah diantisipasi oleh Hanna.

“Saya memang salah antisipasi, saya pikir bola keluar, namun ternyata dinyatakan masuk. Saya juga kalah unggul di permainan net, saya sering kalah di adu netting,” ungkap Hanna usai pertandingan seperti dikutip dari situs resmi PBSI (14/10/2016).

“Ini memang menjadi kelemahan yang harus saya atasi. Kalau sudah unggul, saya sering kekejar dan akhirnya kalah. Padahal saya merasa cocok dengan sistem skor 11 yang digunakan di turnamen ini,” tambah Hana ramadhini.

Artikel Tag: Hana Ramadhini, PBSI, China Taipei Master 2016

1814  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini