Jelang All England, Tim Indonesia Berangkat Lebih Awal Untuk Aklimatisasi

Putri Kusuma Wardani/[Foto:PBSI]
Jakarta - Tim bulu tangkis Indonesia akan menjalani persiapan yang cukup panjang menuju Tour Eropa yang dimulai dari ajang bergengsi All England Open World Tour Super 1000 pada pekan depan di Birmingham Arena.
Dalam laporannya, tim bulu tangkis Indonesia terlebih dahulu akan menjalani aklimatisasi di Kota Milton Keynes yang merupakan pusat training camp sebelum terjun ke Tour Eropa.
"Aklimatisasi menjadi faktor krusial. Tim akan menjalani program aklimatisasi pada 24–28 Februari 2026 di Milton Keynes, yang berjarak sekitar 120 kilometer di sebelah selatan Birmingham. Selanjutnya, pada 1 Maret, tim akan berpindah ke kota Birmingham agar para atlet memiliki waktu adaptasi yang optimal dengan venue pertandingan," jelas Eng Hian melalui siaran pers Humas PP PBSI pada Minggu (22/2) siang.
Aklimatisasi tentu diperlukan oleh para pemain untuk menjaga kondisi lebih baik, adaptasi cuaca lebih dini hingga bisa bertarung secara maksimal di kompetisi nanti.
"Kami ingin pemain benar-benar siap saat memasuki arena, baik secara fisik, teknis, maupun mental," tegasnya.
Sebelumnya persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) telah mengumumkan pergeseran tim pelatih ganda putra PP PBSI dengan beberapa pelatih harus menuai perombakan.
Posisi pelatih kepala Pratama saat ini diisi oleh Andrei Adistya yang sebelumnya menjadi asisten pelatih ganda putra Pratama, sementara Chafidz Yusuf yang sebelumnya menjadi pelatih kepala ganda putra Pratama, kali ini naik menjadi asisten pelatih ganda putra utama mendampingi Antonius Budi Ariantho.
Sementara Thomas Indratjaja yang sebelumnya sebagai asisten pelatih utama, harus turun menjadi asisten ganda putra Pratama mendampingi Andrei Adistya.
Perombakan pelatih ganda putra Pelatnas disebut-sebut dipicu oleh kegagalan tim ganda putra meraih poin penting di babak perempat final dan semifinal ajang dua tahunan Kejuaraan Beregu Asia 2026 beberapa waktu lalu yang justru harus sektor tunggal putra yang mampu menuntaskan tugasnya.
"Sebagai bagian dari upaya menjaga konsistensi dan dinamika tim, PP PBSI melakukan penyesuaian struktur kepelatihan di sektor ganda putra yang bertujuan untuk refreshing. Langkah ini diambil agar suasana latihan dan pendampingan tetap segar, adaptif, serta responsif terhadap tuntutan kompetisi level tertinggi," tulis PP PBSI melalui siaran persnya pada Minggu (22/2) siang.
Dalam struktur tersebut, Chafidz Yusuf akan bertugas sebagai asisten pelatih di sektor ganda putra utama untuk mendampingi Antonius, sementara Thomas Indratjaja dipercaya sebagai asisten pelatih sektor ganda putra pratama mendampingi Andrei Adistia. Penyesuaian ini diharapkan menghadirkan sudut pandang baru tanpa mengubah arah pembinaan yang telah berjalan."
Naiknya Chafidz Yusuf diharapkan mampu membawa skuad ganda putra utama kembali disegani di kancah internasional karena pengalaman sang pelatih mengorbitkan para pemain sebut saja Kevin Sanjaya Sukamuljo / Marcus Fernaldi Gideon serta ganda muda yang tengah naik daun, Raymond Indra / Nikolaus Joaquin.
Artikel Tag: pbsi, badminton indonesia, eng hian, tour eropa, all england 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/jelang-all-england-tim-indonesia-berangkat-lebih-awal-untuk-aklimatisasi























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini