Kanal

Jai Opetaia Masih Berharap IBF Akui Pertarungan Lawan Brandon Glanton

Penulis: Hanif Rusli
08 Mar 2026, 19:59 WIB

Jai Opetaia tetap membawa sabuk juara IBF ke panggung setelah berhasil memenuhi batas berat pada penimbangan resmi Sabtu (7/3) pagi. (Foto: Fight TV)

Petinju kelas penjelajah asal Australia, Jai Opetaia, masih berharap International Boxing Federation (IBF) akan mengubah keputusan mereka dan kembali mengakui pertarungannya melawan Brandon Glanton sebagai laga perebutan gelar.

Harapan tersebut muncul meski IBF telah mengumumkan kurang dari 12 jam sebelum penimbangan resmi bahwa organisasi itu tidak akan memberikan sanksi terhadap duel yang dijadwalkan berlangsung Minggu malam di Las Vegas.

Jai Opetaia tetap membawa sabuk juara IBF ke panggung setelah berhasil memenuhi batas berat pada penimbangan resmi Sabtu (7/3) pagi.

Petinju kidal yang belum terkalahkan itu tampak percaya diri meski status gelarnya berada dalam ketidakpastian.

Menurut laporan The Ring, Opetaia masih menunggu kemungkinan perubahan sikap IBF menjelang hari pertandingan.

Target utama petinju berusia 30 tahun tersebut adalah menjadi juara tak terbantahkan di kelas penjelajah, sebuah pencapaian yang mengharuskannya mempertahankan sabuk IBF.

Jai Opetaia bahkan telah membayar biaya sanksi kepada IBF lebih dari 80.000 dolar AS sebelum pertarungan.

Promotornya yang baru, Zuffa Boxing, juga memenuhi prosedur standar dengan menyediakan akomodasi hotel bagi pengawas IBF selama pekan pertandingan di Las Vegas.

Namun hingga kini belum jelas mengapa IBF tiba-tiba mengubah posisinya menjelang hari pertandingan. Dalam pernyataannya, organisasi tersebut menyebut tidak mengakui Zuffa Boxing sebagai badan sanksi resmi sesuai aturan mereka.

Karena itu, IBF menolak menganggap duel Opetaia melawan Glanton sebagai pertarungan unifikasi dan memutuskan untuk mencabut gelar dari Opetaia.

Meski demikian, sabuk IBF dan sabuk The Ring milik Opetaia tetap ditampilkan dalam konferensi pers terakhir yang digelar Jumat malam di MGM Grand, bersama sabuk baru milik Zuffa Boxing.

Pihak Zuffa Boxing juga tetap mendukung posisi Opetaia dan berencana menjalankan penimbangan ulang pada Minggu pagi sesuai aturan IBF.

IBF merupakan satu-satunya dari empat badan tinju besar yang mewajibkan penimbangan ulang pada hari pertandingan. Aturan tersebut membatasi kenaikan berat badan petinju maksimal sekitar 10 pon di atas batas divisi setelah penimbangan resmi.

Jika IBF akhirnya membatalkan keputusan mereka, baik Opetaia maupun Glanton tidak boleh memiliki berat lebih dari 210 pon pada penimbangan ulang tersebut.

Namun pengawas IBF yang ditugaskan untuk laga ini tidak terlihat menghadiri penimbangan resmi Sabtu pagi.

Ketika menandatangani kontrak dengan Zuffa Boxing, Opetaia sebelumnya menyampaikan kepada manajemen promotor tersebut bahwa ia ingin mempertahankan sabuk IBF sambil mengejar gelar WBA, WBC, dan WBO.

Terlepas dari polemik tersebut, Jai Opetaia (29-0, 23 KO) tetap akan mempertahankan gelar The Ring miliknya saat menghadapi Glanton (21-3, 18 KO) dalam duel utama 12 ronde yang akan digelar di Meta APEX, kompleks latihan UFC di Las Vegas.

Pertarungan itu juga akan memperebutkan sabuk perdana Zuffa Boxing di kelas penjelajah.

Artikel Tag: IBF, Jai Opetaia

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru