Terence Crawford Ungkap Alasan Enggan Lawan Timothy Bradley

Terence Crawford
Berita Tinju : Terence Crawford telah menghadapi berbagai petinju elite sepanjang perjalanan kariernya di dunia tinju profesional. Petinju asal Omaha, Amerika Serikat itu pernah berhadapan dengan sejumlah nama besar seperti Errol Spence Jr hingga Saul Canelo Alvarez.
Meski sering menghadapi lawan tangguh, Crawford mengungkap bahwa hampir tidak ada dari para rivalnya yang benar benar ia anggap sebagai sahabat dekat. Hubungan profesional biasanya tetap terjaga dengan jarak tertentu karena persaingan di dalam ring.
Salah satu pengecualian terjadi saat ia menghadapi Shawn Porter pada 2021. Dalam duel kelas welterweight tersebut, Crawford tetap bersedia bertarung meski keduanya memiliki hubungan yang cukup baik di luar ring.
Pertarungan itu berakhir dengan kemenangan Crawford setelah ia menghentikan Porter pada ronde ke sepuluh. Hasil tersebut semakin mengukuhkan reputasinya sebagai salah satu petinju terbaik di divisinya saat itu.
Namun Crawford mengaku ada satu nama yang benar benar tidak ingin ia hadapi, yaitu Timothy Bradley. Menurutnya hubungan pertemanan yang terjalin di antara mereka terlalu kuat untuk dipertaruhkan dalam sebuah pertarungan resmi.
Berbicara dalam program Ring Champs with Ak and Barak, Crawford menjelaskan bahwa situasi tersebut mirip dengan hubungan yang saat ini terlihat antara Shakur Stevenson dan Keyshawn Davis.
Kedua petinju muda Amerika Serikat tersebut dikenal memiliki hubungan yang sangat dekat. Meski berada di divisi yang tidak terlalu jauh, Stevenson dan Davis berkali kali menegaskan bahwa mereka tidak tertarik saling berhadapan di atas ring.
“Keyshawn bisa mengalahkan siapa saja, begitu juga Shakur. Mereka tidak perlu bertarung satu sama lain, mereka bisa mengalahkan semua lawan lainnya,” ujar Crawford.
Ia kemudian menambahkan bahwa hubungannya dengan Bradley kemungkinan besar akan berjalan dengan cara yang sama.
“Saya rasa hubungan saya dengan Tim Bradley juga seperti itu. Saya tidak akan melawannya.”
Secara teori, pertarungan antara Crawford dan Bradley sebenarnya sempat memungkinkan terjadi pada pertengahan dekade lalu. Pada saat itu Crawford memegang gelar juara dunia WBO kelas super lightweight, sementara Bradley adalah pemegang sabuk WBO di kelas welterweight.
Namun duel tersebut tidak pernah benar benar mendekati kenyataan. Bradley kemudian menutup karier profesionalnya pada 2016 setelah kembali menghadapi Manny Pacquiao dalam pertarungan terakhirnya.
Sementara itu Terence Crawford terus menorehkan prestasi besar dalam dunia tinju. Ia berhasil menjadi juara dunia tak terbantahkan di kelas super lightweight sebelum kembali menyatukan sabuk juara di kelas welterweight.
Kesuksesan tersebut membuat Crawford secara luas diakui sebagai salah satu petinju terbaik pound for pound di era modern. Meski demikian, pengakuannya tentang Bradley menunjukkan bahwa bahkan di dunia tinju profesional, persahabatan tetap memiliki tempat yang penting.
Artikel Tag: tinju dunia, timothy bradley, terence crawford, kelas ringan super, welterweight
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/terence-crawford-ungkap-alasan-enggan-lawan-timothy-bradley
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini