Shakur Stevenson Bidik Posisi Raja Tinju Dunia

Shakur Stevenson
Berita Tinju: Shakur Stevenson menegaskan ambisinya untuk menjadi petinju terbaik di dunia, meski saat ini ia mengakui bahwa posisi puncak dalam daftar pound for pound masih layak ditempati oleh Oleksandr Usyk.
Petinju asal Amerika Serikat berusia 28 tahun tersebut sedang berada dalam momentum besar dalam kariernya. Pada Januari lalu, Stevenson mencatatkan pencapaian penting setelah mengalahkan Teofimo Lopez melalui kemenangan angka mutlak dalam pertarungan di Madison Square Garden.
Kemenangan tersebut membuat Stevenson merebut gelar WBO kelas super ringan sekaligus mencatat sejarah sebagai juara dunia di empat kelas berbeda. Sebelumnya ia telah menguasai divisi featherweight, super featherweight, dan lightweight.
Dengan pencapaian tersebut, banyak pengamat tinju kini menempatkan Stevenson sebagai salah satu petinju terbaik di dunia. Ia bahkan mulai masuk dalam lima besar daftar pound for pound di sejumlah peringkat internasional.
Meski reputasinya terus meningkat, Shakur Stevenson tetap mengakui bahwa posisi teratas masih menjadi milik Oleksandr Usyk. Petinju asal Ukraina tersebut dianggap hampir tak terbantahkan sebagai petinju terbaik dunia saat ini, terutama setelah serangkaian pencapaian luar biasa dalam beberapa tahun terakhir.
Usyk berhasil menjadi juara dunia tak terbantahkan di dua divisi berbeda, yakni cruiserweight dan heavyweight. Bahkan ia telah mencatatkan status tersebut sebanyak tiga kali dalam kariernya, sebuah pencapaian yang sangat langka dalam sejarah tinju modern.
Prestasi terbaru Usyk terjadi pada Juli tahun lalu ketika ia menghentikan Daniel Dubois pada ronde kelima untuk kembali mengukuhkan dirinya sebagai juara dunia tak terbantahkan di kelas berat.
Selain itu, Usyk juga mencatat kemenangan penting atas sejumlah nama besar seperti Tyson Fury dan Anthony Joshua dalam beberapa tahun terakhir. Hasil tersebut membuat banyak pihak menilai tidak ada petinju lain yang saat ini lebih layak menyandang status nomor satu pound for pound.
Menariknya, Usyk sendiri baru baru ini menyampaikan pujian kepada Stevenson. Dalam sebuah wawancara, ia menyebut Stevenson sebagai salah satu petinju terbaik di dunia setelah Terence Crawford memutuskan pensiun dari tinju profesional pada Desember lalu.
Stevenson kemudian menanggapi pujian tersebut melalui media sosial. Ia menyampaikan rasa hormatnya kepada Usyk sekaligus menegaskan bahwa menurutnya petinju Ukraina itu masih pantas berada di puncak.
"Kamu adalah salah satu petinju favorit saya saat ini, juara. Posisi nomor satu memang milikmu. Tapi waktuku akan datang," tulis Stevenson.
Selain Oleksandr Usyk dan Shakur Stevenson, nama lain yang sering disebut dalam perdebatan pound for pound adalah petinju Jepang Naoya Inoue. Juara dunia tak terbantahkan dua divisi itu dikenal sebagai salah satu petinju paling dominan di era modern.
Inoue dijadwalkan kembali naik ring pada 2 Mei mendatang untuk menghadapi Junto Nakatani. Jika berhasil meraih kemenangan dalam pertarungan tersebut, posisinya dalam daftar petinju terbaik dunia bisa semakin kuat dan berpotensi menyaingi dominasi Usyk di puncak peringkat.
Artikel Tag: tinju dunia, pound for pound, tinju kelas welter, oleksandr usyk, heavyweight, shakur stevenson
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/shakur-stevenson-bidik-posisi-raja-tinju-dunia
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini