Reynoso Sebut Canelo Alvarez Lebih Termotivasi Jelang Duel Lawan Mbilli

Canelo Alvarez (kiri) dan Christian Mbilli. (Foto: Fight TV)
Pelatih sekaligus orang kepercayaan Canelo Alvarez, Eddy Reynoso, meyakini petinju asal Meksiko itu masih mampu bersaing di level tertinggi tinju dunia.
Reynoso melihat Alvarez memiliki motivasi baru untuk mengalahkan juara kelas menengah super World Boxing Council (WBC) Christian Mbilli dalam pertarungan di Kingdom Arena, Riyadh, Arab Saudi, Sabtu (31/10).
Canelo Alvarez (63-3-2, 39 KO) akan menghadapi Mbilli (29-0-1, 24 KO) dalam laga utama Mexico Versus The World. Petinju berusia 36 tahun tersebut berambisi merebut gelar juara dunia kelas menengah super untuk ketiga kalinya.
Pertarungan ini juga menjadi kesempatan bagi Alvarez untuk membuktikan bahwa dirinya masih memiliki kemampuan bersaing setelah kalah angka mutlak dari Terence Crawford 13 bulan lalu.
Kekalahan itu merupakan yang ketiga sepanjang karier profesionalnya.
“Dia masih menikmati tinju meskipun usianya sudah tidak muda lagi. Saya katakan, setelah 70 pertarungan, dia memang sudah memasuki fase akhir kariernya. Itu bukan rahasia,” kata Reynoso dalam dokumenter DAZN berjudul The Return of Canelo Alvarez.
“Dia kembali dengan energi baru. Dia lebih termotivasi dan, yang terpenting, masih memiliki urusan yang belum selesai. Itulah yang mendorongnya bekerja lebih keras untuk pertarungan ini. Selama dia tetap fokus dan termotivasi, serta kondisi fisik dan kemampuannya mendukung, dia masih bisa bertarung di level yang baik.”
Selain menelan kekalahan dari Crawford, Canelo Alvarez juga mengalami cedera yang mengharuskannya menjalani operasi siku kiri.
Reynoso, yang telah mendampingi Alvarez sejak petinju tersebut memulai karier profesional pada usia 15 tahun, memahami persiapan yang dibutuhkan untuk mengembalikannya ke performa terbaik.
Untuk pertama kalinya selama bekerja sama, keduanya memindahkan kamp latihan ke Spanyol. Mereka berlatih bersama juara kelas berat The Ring, Oleksandr Usyk, dan timnya demi meningkatkan persiapan menghadapi Mbilli.
Reynoso menilai detail kecil dalam persiapan dapat menentukan hasil ketika menghadapi petinju kelas dunia.
“Ketika menghadapi petinju pada level tertentu, cara latihan yang biasa mungkin sudah cukup. Namun, saat melawan petinju luar biasa, perbedaan satu atau dua persen bisa menentukan kemenangan atau kekalahan,” ujarnya.
Ia juga menyadari Mbilli akan menjadi lawan yang sulit. Petinju berusia 31 tahun itu dikenal agresif, memiliki kondisi fisik prima, terus menekan, dan tidak mudah mundur.
Meski demikian, Reynoso menilai gaya bertarung seperti itu justru cocok bagi Alvarez karena mereka sudah pernah menghadapi petinju dengan karakter serupa.
Canelo Alvarez belum mencatat kemenangan KO sejak menghentikan Caleb Plant pada November 2021 untuk menjadi juara sejati kelas menengah super.
Sejak itu, ia meraih enam kemenangan dan dua kekalahan, sehingga posisinya dalam daftar petinju pound-for-pound The Ring tidak lagi bertahan.
“Yang terpenting, saya berharap kami bisa menang dan membuktikan bahwa kami masih relevan dalam tinju. Kami sadar karier ini sudah berada pada tahap lanjut. Karena itu, kami akan menjalani semuanya satu pertarungan demi satu pertarungan,” kata Reynoso.
Artikel Tag: canelo Álvarez, eddy reynoso, christian mbilli
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/reynoso-sebut-canelo-alvarez-lebih-termotivasi-jelang-duel-lawan-mbilli
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini