Devin Haney Hadapi Liam Paro dalam Penyatuan Gelar pada 19 Desember

Penulis: Hanif Rusli
Sabtu 31 Okt 2026, 16:31 WIB - 99 views
Devin Haney (kiri) dan Liam Paro. (Foto: Fight TV)

Devin Haney (kiri) dan Liam Paro. (Foto: Fight TV)

Ligaolahraga.com -

Devin Haney akan menghadapi Liam Paro dalam pertarungan penyatuan gelar kelas welter versi WBO dan IBF pada 19 Desember di Chase Center, San Francisco, Amerika Serikat.

Informasi tersebut disampaikan sejumlah sumber kepada The Ring.

Pertarungan ini menjadi kesempatan bagi Haney untuk mengoleksi dua gelar dunia sekaligus menjalani debut bersama DAZN setelah menandatangani kontrak eksklusif untuk beberapa pertarungan.

Devin Haney (33-0, 15 KO), yang menempati peringkat pertama kelas welter dan peringkat kedelapan petinju pound-for-pound versi The Ring, merupakan petinju asal San Francisco.

Dia sebelumnya pernah tampil sebagai petinju utama di Chase Center pada Desember 2023, ketika mengalahkan Regis Prograis melalui keputusan mutlak untuk merebut gelar WBC kelas junior welter.

Paro juga tampil dalam rangkaian pertandingan pada malam yang sama. Petinju Australia itu menjatuhkan Montana Love dua kali sebelum menghentikannya pada ronde keenam dalam pertarungan pendamping utama.

Duel Haney melawan Paro akan dipromotori bersama oleh Devin Haney Promotions dan Top Rank. Haney belum kembali bertanding sejak mengalahkan Brian Norman Jr. pada November lalu.

Dalam pertarungan tersebut, Devin Haney menjatuhkan Norman dan menang angka, sekaligus menjawab sejumlah pertanyaan mengenai kemampuannya bertarung di kelas welter dengan batas berat 147 pon atau sekitar 66,7 kilogram.

Haney, yang akan berusia 28 tahun bulan depan, sebelumnya merupakan juara tak terbantahkan kelas ringan. Dia mengalahkan George Kambosos dua kali pada 2022 dan menundukkan Vasiliy Lomachenko pada 2023.

Karier Haney sempat diwarnai kontroversi saat menghadapi Ryan Garcia pada April 2024. Garcia menjatuhkannya tiga kali dan menang melalui keputusan mayoritas.

Namun, hasil tersebut kemudian diubah menjadi no contest atau tanpa pemenang setelah Garcia dinyatakan positif menggunakan ostarine.

Pertarungan melawan Paro terwujud setelah negosiasi Haney dengan juara The Ring dan WBO kelas 140 pon, Shakur Stevenson, gagal mencapai kesepakatan. Perbedaan batas berat dan klausul penimbangan ulang menjadi sejumlah persoalan utama.

Sebelumnya, WBO juga memerintahkan lelang pembagian pendapatan untuk pertarungan wajib Haney melawan Keyshawn Davis, tetapi Davis mundur setelah menolak persyaratan yang diajukan.

Paro (28-1, 16 KO), petinju kidal berusia 30 tahun asal Australia, merebut gelar IBF pada 24 Juni setelah mengalahkan Lewis Crocker melalui keputusan mutlak di Brisbane.

Ketiga juri memberikan skor 115-113 untuk Paro. Dia menjadi petinju kelahiran Australia kedua setelah Jeff Fenech yang meraih gelar dunia di dua divisi berbeda.

Pertarungan 19 Desember juga akan menjadi pertahanan gelar pertama Paro. Pemenang duel tersebut akan menguasai dua dari empat gelar utama kelas welter.

Ryan Garcia memegang sabuk WBC, sedangkan Teofimo Lopez merupakan juara WBA. Keduanya tengah mengupayakan duel penyatuan gelar yang ditargetkan berlangsung pada 6 Februari.

Artikel Tag: devin haney, ryan garcia, liam paro

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/devin-haney-hadapi-liam-paro-dalam-penyatuan-gelar-pada-19-desember
99
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini